LintasanSejarah 30 Juli 2016
Hari ini, Sabtu tanggal 30 Juli 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 25 Syawal 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Mordad 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Imam Jakfar Shadiq Gugur Syahid
1289 tahun yang lalu, tanggal 25 Syawal tahun 148 Hijriah, Imam Jakfar Shadiq as, cucu Rasulullah Saw generasi ke-lima, gugur syahid akibat dibunuh oleh rezim yang berkuasa saat itu, yaitu Dinasti Abbasiah.
Imam Jakfar Shadiq lahir pada tahun 83 Hijriah di kota Madinah dan dibesarkan oleh ayah beliau, Imam Baqir as. Setelah Imam Baqir gugur syahid, tampuk imamah (kepemimpinan kaum Muslimin) dilanjutkan oleh anak beliau, Imam Jakfar Shadiq as yang saat itu berusia 31 tahun.
Sebagaimana yang juga dialami ayah dan kakek-kakek beliau, serta kelak anak dan cucu beliau, Imam Jakfar Shadiq dan para pengikutnya mengalami tekanan dan represi dari dinasti yang berkuasa saat itu. Namun, karena saat itu tengah terjadi perebutan kekuasaan kekhalifahan Islam antara Dinasti Umayah dan Abbasiah, tekanan terhadap Imam Jakfar Shadiq dan para pengikut Ahlul Bait tidak terlalu besar, sehingga beliau memiliki kesempatan untuk menyebarluaskan ajaran dan ilmu-ilmu Islam.
Tercatat ribuan ahli fiqih dan cendikiawan Islam datang ke majelis ilmu Imam Jakfar Shadiq untuk menuntut ilmu di berbagai bidang, mulai dari agama, teologi, kedokteran, kimia, hingga astronomi. Jabar bin Hayan, seorang kimiawan besar dunia Islam adalah salah satu murid Imam Jakfar Shadiq. Imam Jakfar Shadiq dan ayah beliau, Imam Muhamamd Baqir, adalah pendiri pusat keilmuwan terbesar di dunia Islam saat itu, di kota Madinah.
Emily Bronte Lahir
198 tahun yang lalu, tanggal 30 Juli tahun 1818, Emily Bronte, novelis Inggris terkenal, terlahir ke dunia di sebuah desa di Yorkshire.
Emily Bronte merupakan anak kelima dari enam bersaudara, yang tiga di antaranya kelak menjadi penulis novel. Pada usia dua tahun, ibu Emily meninggal dunia dan dia tumbuh menjadi anak yang pemalu dan pendiam. Emily serta saudara-saudaranya, rajin membaca dan mereka-reka cerita tentang negeri-negeri mitos. Emily kemudian juga menulis-puisi-puisi yang berdasarkan khayalan-khyalannya tersebut. Pada tahun 1846, Emily dan dua saudaranya, Charlotte dan Anne, menerbitkan karya bersama mereka berjudul Poems by Currer, Ellis and Acton Bell. Meskipun hanya terjual dua eksemplar, namun mereke terus menulis.
Novel Emily berjudul Wuthering Heights terbit tahun 1847. Pada tahun yang sama, saudaranya, Charlotte Bronte, juga menerbitkan novel berjudul Jane Eyre yang mencapai kesuksesan. Sayangnya, novel karya Emily tidak begitu disambut masyarakat. Setahun kemudian, Emily meninggal dunia dan pada tahun 1850, novel karya Emily dicetak ulang dengan kata pengantar dari Charlotte yang menyatakan bahwa novel Wuthering Heights lebih bagus dari karyanya sendiri, Jane Eyre. Novel berjudul Wuthering Heights karya Emily Bronte itu kini dianggap sebagai salah satu karya klasik dalam sastra Inggris.
Ayatullah Mulla Ahmad Fazel Maraghi Wafat
124 tahun yang lalu, tanggal 9 Mordad 1271 Hs, Ayatullah Mulla Ahmad bin Ali Akbar Fazel Maraghi meninggal dunia jenazah beliau dipindahkan ke Najaf lalu dikuburkan di pekuburan Wadi al-Salam
Ayatullah Mulla Ahmad bin Ali Akbar Fazel Maraghi lahir pertengahan abad ke-13 Hijriah. Beliau aslinya dari Maragheh dan tinggal di Tabriz. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar ilmu-ilmu keislaman, beliau pergi ke Najaf, Irak untuk melanjutkan pendidikan agamanya. Di sana beliau belajar pada guru-guru besar hauzah seperti Sheikh Murtadha Anshari dan Sayid Hossein Kouh Kamareh-i.
Setelah bertahun-tahun belajar di hauzah Najaf, Ayatullah Mulla Fazel Maraghi akhirnya mencapai derajat tinggi dari keilmuan dan beliau kembali lagi ke Tabriz. Di kota ini beliau mengajarkan fiqih, ushul fiqh dan teologi. Beliau meninggalkan sejumlah karya tulis seperti catatan pinggir Nahjul Balaghah, catatan pinggir Shamadiah dan Tafsir al-Quran.
Henry Moore Lahir
118 tahun yang lalu, tanggal 30 Juli tahun 1898, Henry Moore, seorang pematung Inggris, terlahir ke dunia di Castleford, Yorkshire.
Henry Moore merupakan salah satu seniman patung paling terkenal pada abad ke-20. Moore memutuskan untuk menjadi pematung pada usia 11 tahun setelah ia mendengar cerita tentang seniman patung terkenal Italia, Michaelangelo. Dalam era Perang Dunia I, Moore bergabung dalam militer dan setelah itu ia mendapat beasiswa pada sekolah seni Royal College of Art di London.
Awalnya, karya-karya Moore dianggap jelek oleh gurunya karena menggabung-gabungkan unsur seni patung Mesir, Oseania, Afrika, dan lain-lain. Setelah lulus dari sekolah seni, ia memulai karirnya sebagai pematung dan sedikit demi sedikit akhirnya karya-karyanya mendapat penghargaan. Pada tahun 1946, karyanya mendapat pengakuan dari Museum of Modern Art dan pada tahun 1948 dia memenangkan hadiah utama untuk karya seni patung pada festival seni Venice Biennale ke-24.
Sejak saat itu, reputasi Moore menanjak dan karya-karyanya banyak mendapat sambutan masyarakat. Karya-karya utama Henry Moore diantaranya patung yang dipajang di markas UNESCO di Paris, di Lincoln Center di New York, dan di University of Chicago. Henry Moore meninggal dunia tahun 1986.