Okt 12, 2016 11:26 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 12 Oktober 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Muharam 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 21 Mehr 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Hari Asyura, Tragedi Pembantaian Imam Husein as

 

1377 tahun yang lalu, tanggal 10 Muharam 61 Hq, Imam Husein as gugur syahid dibantai oleh pasukan Umar bin Saad.

 

Setelah menunaikan shalat Subuh bersama para sahabatnya, Imam Husein as berkata, " ... Allah telah memerintahkan pada kesyahidanku dan kesyahidan kalian. Selamat atas kalian yang memilih kesabaran."

 

Imam Husein as memerintahkan Zuhair bin Qain untuk memegang komando pasukan sebelah kanan, dan Habib bin Mazhahir, pasukan sebelah kiri. Sementara bendera berada di tangan saudaranya, Abbas.

 

Kendati pasukan musuh telah mendekati perkemahan, namun Imam Husein as belum memerintahkan untuk melemparkan anak panah. Beliau berkata, "Aku tidak ingin memulai perang dengan pasukan ini."

 

Umar bin Saad meletakkan anak panah di panahnya dan melontarkannya ke arah para sahabat Imam Husein seraya berkata, "Saksikanlah bahwa akulah orang pertama yang melemparkan anak panah ke arah pasukan Husein." Kemudian tindakan ini diikuti oleh para pasukan Umar bin Saad. Mereka membidik para sahabat Imam Husein as dari segala arah.

 

Imam Husein as berkata, "Bangkitlah wahai para sahabatku, dan bergegaslah menuju kesyahidan! Allah akan mengampuni kalian."

 

Pada serangan pertama, lebih dari empat puluh sahabat Imam Husein as gugur syahid. Selebihnya, secara bergilir satu persatu dari mereka maju ke medan pertempuran untuk bergegas menyambut kesyahidan. Ketika seluruh sahabat telah gugur, tibalah giliran keturunan Bani Hasyim untuk maju ke medan laga. Namun mereka pun mereguk madu kesyahidan, tanpa tersisa.

 

Kini Imam Husein as sendirian, tak berteman. Dengan pandangan penuh haru,beliau memandang ke arah jasad-jasad suci para sahabatnya dan memanggil mereka satu persatu, kemudian bergerak ke arah perkemahan untuk mengucapkan perpisahan terakhir. Setelah itu, beliau lantas mengeluarkan pedang dari sarungnya, berdiri berhadapan dengan musuh, dan memulai peperangan yang tak seimbang.

 

Musuh segera mengepungnya dari segala arah. Tiba-tiba, sebuah anak panah bercabang tiga mengenai dada sebelah kirinya, menancap tepat di jantungnya, sementara tubuh sucinya dipenuhi oleh anak-anak panah yang menancap. Imam Husein as tersungkur jatuh, gugur syahid. Ruhnya yang mulia bergabung ke alam malakut yang tinggi. Jeritan para wanita dan anak-anak, bahkan para malaikat membahana, mengharu biru dan memenuhi belantara langit.

 

George Stevenson Meninggal Dunia


168 tahun yang lalu, tanggal 12 Oktober tahun 1848, George Stevenson, seorang ilmuwan Inggris penemu lokomotif, meninggal dunia.

 

Stevenson dilahirkan pada tahun 1781. Sejak kecil, ia sudah memperlihatkan minatnya kepada masalah-masalah ilmu pengetahuan. Ia kemudian banyak menggeluti bidang mekanik dan matematika.

 

Akhirnya, ia mampu menciptakan jenis kendaraan yang termasuk paling aman, yaitu lokomotif. Kendaraan pertama ciptaannya itu mampu melaju dengan kecepatan 20 km per jam dengan kapasitas penumpang maksimal 90 orang.

 

UU Kapitulasi Disahkan Parlemen Iran

 

52 tahun yang lalu, tanggal 21 Mehr 1343 HS rancangan Undang-Undang Kapitulasi disahkan oleh Parlemen Iran yang berada di bawah pengaruh Shah Pahlevi.

 

Undang-undang ini memberikan kekebalan hukum kepada tentara Amerika di Iran. Materi Undang-Undang Kapitulasi ini menyebutkan, bila ada tentara AS yang berbuat kriminal di Iran, ia hanya bisa diadili oleh pengadilan AS. Undang-undang ini jelas menginjak-injak kedaulatan pengadilan dan bangsa Iran secara keseluruhan.

 

Oleh karena itu, beberapa hari kemudian, tepatnya 4 Aban 1343 HS Imam Khomeini menyampaikan sebuah pidato bersejarah yang isinya menolak undang-undang tersebut serta mengecam keras AS dan Shah Pahlevi. Pidato Imam ini membuat beliau diasingkan ke luar negeri oleh rezim Shah yang despotik, pada tanggal 13 Aban 1343 HS.

 

Guinea Merdeka
 

48 tahun yang lalu, tanggal 12 Oktober tahun 1968, negara Guinea meraih kemerdekaannya dari Spanyol, dan hari ini dijadikan sebagai hari nasional negara tersebut.

 

Awalnya, pada abad 15, para pelaut portugal menemukan kawasan guinea ini. Pada tahun 1778, Portugal menyerahkan kekuasaan atas kawasan ini kepada Spanyol, hingga akhirnya, rakyat di kawasan ini mampu meraih kemerdekaan dari Spanyol.


Guinea terletak di kawasan barat Afrika. Negara ini memiliki luas wilayah 28.051 kilometer persegi, serta berbatasan dengan Gabon dan Kamerun.