Jan 15, 2017 08:06 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 15 Januari 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 16 Rabiul Tsani 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 26 Dey 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Zainul Islam Meninggal Dunia

 

973 tahun yang lalu, tanggal 16 Rabiul Tsani 465 HQ, Syeikh Abul Qasim Abdul Karim bin Hawazin Qusyairi, lebih dikenal dengan nama Zainul Islam atau Syaikhul Islam, seorang ulama Islam meninggal dunia di kota Neishabur, timur laut Iran.

 

Semasa hidupnya Zainul Islam dikenal memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mendalam di bidang fiqih, teologi, tafsir, dan hadis.

 

Di kawasan Khorasan, Zainul Islam memiliki murid yang sangat banyak. Di antara karya tulis beliau yang hingga kini bisa dibaca adalah sebuah kitab tentang Irfan dan tafsir al-Quran berjudul "Risalah Qusyairiah".

 

El Salvador Merdeka

178 tahun yang lalu, tanggal 15 Januari 1839, setelah bubarnya Federasi Amerika Tengah, El Salvador memproklamasikan kemerdekaannya.

 

El Salvador dihuni oleh bangsa Indian suku Pipil saat Spanyol datang ke kawasan ini pada abad ke-16. Awalnya, suku Pipil melakukan perlawanan terhadap pasukan Spanyol, namun akhirnya kalah dan tersingkir.

Bangsa Spanyol menjajah El Salvador hingga abad ke-19. Lepas dari Spanyol, El Salvador menjadi bagian dari Guatemala, lalu pada tahun 1821, El Salvador dan beberapa negara Amerika Tengah lainnya dikuasai oleh Meksiko.

Pada tahun 1824, negara-negara Amerika Tengah melepaskan diri dari kekuasaan Meksiko dan membentuk Federasi Amerika Tengah. Federasi ini bubar pada tahun 1839 dan sejak itu pula El Salvador menjadi negara yang merdeka penuh. Namun konflik internal dan perang saudara silih berganti melanda El Salvador sehingga hingga kini rakyat negara ini masih belum merasakan ketentraman.

 

Georg Simon Ohm Meninggal

163 tahun yang lalu, tanggal 15 Januari 1854, Georg Simon Ohm, seorang matematikawan dan fisikawan Jerman terkenal, meninggal dunia pada usia 67 tahun.

 

Georg Simon Ohm dilahirkan pada tahun 1787 dan menuntut ilmu matematika di University of Erlangen dan meraih doktor pada tahun 1811. Dengan menggunakan peralatan hasil ciptaannya sendiri, Ohm berhasil menemukan hukum dasar listrik yang menjadi dasar bagi lahirnya teorema-teorema listrik lainnya.

Teori listrik yang ditemukan oleh Ohm itu disebut sebagai Hukum Ohm, yang menyatakan bahwa besar arus yang mengalir dalam rangkaian tertutup adalah berbanding lurus dengan besar tegangan yang terdapat pada jepit catu daya dan berbanding terbalik dengan besar resistensi yang dilewatinya.

Sayangnya, ketika Ohm mempublikasikan penemuannya pada tahun 1827, penemuan itu dilecehkan oleh teman-teman sekerjanya dan dia terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai guru sekolah menengah. Namun akhirnya pada tahun 1833 ia diangkat sebagai profesor di Nurenberg University.

 

Shah Pahlevi Meninggalkan Iran

 

38 tahun yang lalu, tanggal 26 Dey 1357 HS, seiring dengan semakin memuncaknya perlawanan rakyat Iran terhadap rezim penguasa negara itu, Shah Muhammad Reza Pahlevi, raja terakhir Iran, akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan Iran dengan alasan pengobatan medis.

Muhammad Reza Pahlevi naik tahta pada tahun 1944 setelah ayahnya Shah Reza Pahlevi diasingkan oleh pasukan Sekutu akibat dukungannya kepada Jerman dalam Perang Dunia Kedua. Pada tahun 1954, Shah Pahlevi sempat pergi dari Iran karena memuncaknya perlawanan rakyat terhadap dirinya. Namun, tiga hari kemudian, dia berhasil merebut kembali tahtanya melalui kudeta terhadap pemerintahan Mosaddeq yang dipilih oleh rakyat Iran. Kudeta ini didukung oleh AS sehingga setelah itu, infiltrasi AS dalam pemerintahan Shah Pahlevi menjadi sangat besar.

Pemerintahan Shah yang despotik dan merupakan perpanjangan tangan kepentingan AS di Iran, membuat rakyat negara ini kembali bangkit menentang rezim Shah dengan dipimpin oleh Imam Khomeini. (IRIB Indonesia)

 

Pesan 9 Butir Imam Khomeini ra

 

38 tahun yang lalu, tanggal 26 Dey 1357 HS, Imam Khomeini ra mengirimkan pesan yang berisikan 9 butir penting kepada bangsa Iran, bersamaan dengan kaburnya Mohammad Reza Pahlevi dari Iran.

 

Isinya antara lain:

 

“Saya memperingatkan mereka yang masuk menjadi anggota Dewan Kerajaan Ilegal agar segera mengundurkan diri. Bila membangkang, maka mereka bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Saya memperingatkan anggota parlemen ilegal, bila mereka melanggar, maka bangsa Iran akan menghukum mereka.”

 

Dalam pesan beliau juga disebutkan:

 

“Para petani segera menanam gandum, bank tidak boleh membayar deposito para pendukung rezim dan penjarah harta Baitul Mal, para mahasiswa harus tetap melanjutkan perjuangannya melawan pemerintah haram, shah, Dewan Monarki Ilegal dan jangan menerima dosen-dosen yang punya hubungan dengan rezim despotik.”

 

Imam Khomeini ra dalam pesannya merekomendasikan kepada bangsa Iran untuk melakukan demonstrasi di hari Arbain Imam Husein as.