Jan 16, 2017 07:54 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 16 Januari 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 17 Rabiul Tsani 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 27 Dey 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

AS Menyerang Meksiko

 

171 tahun yang lalu, tanggal 16 Januari 1846, AS menyerang Meksiko dan dimulailah perang antara kedua negara tersebut, yang berlangsung selama dua tahun.

 

Alasan yang dipakai AS untuk memulai perang ini adalah adanya gangguan terhadap warga AS yang hijrah ke Meksiko. Namun sesungguhnya, AS berkeinginan untuk menguasai sebagian wilayah Meksiko. Di akhir perang yang tidak berimbang itu, AS merebut sebagian wilayah Meksiko, yaitu California, Texas, Navada, Utah, Arizona, dan New Meksiko.  

Thaha Husain Lahir

128 tahun yang lalu, tanggal 16 Januari 1889, Doktor Thaha Husain, seorang penulis terkenal dari Mesir, terlahir ke dunia.

 

Thaha Husain sejak kecil telah kehilangan pengelihatannya, namun dengan kecerdasannya yang tinggi, ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Universitas Mesir. Gelar doktor Thaha Husein diraihnya dari Universitas Sorbonne, Perancis.

Thaha Husein kemudian menjabat berbagai poisisi penting di bidang ilmu dan budaya, di antaranya sebagai Menteri Kebudayaan Mesir. Di sela-sela kesibukannya, Thaha Husain banyak menulis buku, di antaranya berjudul "Sejarah Sastra Arab" dam "Al-Ayyam". Penulis Mesir ini meninggal dunia tahun 1973.

 

Ayatullah Nakhjawani Meninggal

 

104 tahun yang lalu, tanggal 17 Rabiul Tsani 1334 HQ, Ayatullah Syaikh Muhammad Ali Nakhjawani, seorang ulama termasyhur abad ke-14 Hijriah, meninggal dunia di kota Karbala, Irak.

 

Ayatullah Nakhjawani berasal dari kota Nakhjawan, Azerbaijan. Sejak usia 11 tahun, beliau telah menguasai al-Quran dan kemudian mempelajari ilmu-ilmu logika, sastra Arab, dll.

 

Selanjutnya, Syaikh Nakhjawani menuntut ilmu dari ulama-ulama besar seperti Fadhil Irwani, sampai akhirnya mencapai derajat mujtahid dan menjadi marja taklid kaum muslimin di Kaukasus dan Azerbaijan. Ayatullah Nakhjawani meninggalkan berbagai karya penulisan, di antaranya berjudul Ijtima'iy-e Imruzi.

 

Navab Safavi Dijatuhi Hukuman Mati

61 tahun yang lalu, tanggal 27 Dey 1334 HS, Navab Safavi, seorang ulama pejuang Iran, beserta tiga rekan seperjuangannya, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan militer rezim Shah Pahlevi.

 

Navvab Safavi adalah pemimpin Jamiat-e Fedaian Islam atau perkumpulan orang-orang yang siap berkorban demi Islam. Dia dilahirkan pada tahun 1303Hs dan pada usia muda pergi ke Najaf, Irak, untuk menuntut ilmu di hauzah ilmiah.

 

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Nawab Safawi kembali ke Iran dan memulai perjuangannya menentang despotisme pemerintahan Shah Iran sampai akhirnya gugur syahid akibat dihukum mati rezim Shah. Tiga orang rekan seperjuangan Navab Safawi yang juga dihukum mati adalah Tahmashab, Zulqadr, dan Wahidi.

 

Pesan Imam Khomeini ra Pasca Larinya Shah dari Iran

 

38 tahun yang lalu, tanggal 27 Dey 1357 HS, Imam Khomeini ra setelah larinya Mohammad Reza Shah Pahlevi dari Iran mengeluarkan pesan kepada bangsa Iran.

 

Isi pesan Imam Khomeini ra berbunyi, “Saya mengucapkan selamat kepada kalian, bangsa yang berani berkorban atas larinya Mohammad Reza Pahlevi. Karena ini menjadi fajar kemenangan bangsa dan pondasi kebahagiaan demi mencapai kebebasan dan kemerdekaan.”

 

Di bagian lain dari pesan beliau, selain meminta bangsa Iran untuk tetap melanjutkan demonstrasinya melawan rezim Shah dan pemerintah ilegal Bakhtiari, Imam kembali meminta kekuatan militer dan polisi untuk bergabung dengan rakyat. Di sisi lain, dengan larinya Shah dari Iran, rakyat meruntuhkan patung Shah dari pelbagai kota. Di kota Amol, Nahavand, Aligoudarz dan Ilam, para kaki tangan rezim Shah menyerang rakyat yang berujung pada gugur syahidnya warga dan banyak yang cedera.

 

Ayatullah Sayid Mostafa Safai Khonsari Wafat

 

25 tahun yang lalu, tanggal 17 Rabiul Tsani 1413 HQ, Ayatullah Sayid Mostafa Safai Khonsari meninggal dunia dalam usia 92 tahun. Jenazah beliau dimakamkan di Masjid Balasar di komplek makam suci Sayidah Fathimah as di kota Qom.

 

Ayatullah Sayid Mostafa Safai Khonsari lahir di kota Khonsar pada 1321 Hq.

 

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar hauzah, ia kemudian hadir di kuliah ulama besar seperti Syeikh Abdolkareem Hairi Yazdi, Sayid Abolhassan Rafii Qazvini dan Mirza Mohammad Ali Shah Abadi. Selama di Najaf al-Asyraf, Ayatullah Safai Khonsari belajar kepada Ayatullah Sahid Abolhassan Isfahani dan Mirza Naini.

 

Ayatullah Safai Khonsari mendapatkan sejumlah ijazah ijtihad dan meriwayatkan hadis dari Ayatullah Hairi, Boroujerdi, dan Isfahani.