Lintasan Sejarah 2 Januari 2018
Hari ini, Selasa tanggal 2 Januari 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 14 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 12 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Revolusi Mukhtar Tsaqafi Dimulai
1373 tahun yang lalu, tanggal 14 Rabiul Tsani 66 HQ, Mukhtar bin Abi Ubaidah Tsaqafi, memulai revolusi untuk membalas kematian Imam Husein as yang gugur syahid dibunuh oleh pasukan Yazid bin Muawiyah, khalifah kaum muslimin saat itu.
Imam Husein beserta 72 sahabat dan keluarga beliau, termasuk kaum perempuan dan anak-anak, diperangi oleh pasukan Yazid karena menolak berbaiat atau menerima kepemimpinan Yazid bin Muawiyah yang ilegal.
Mukhtar Tsaqafi dalam revolusi yang dipimpinnya itu berhasil membunuh para pembantai Imam Husein dan kemudian memimpin pemerintahan di kota Kufah selama satu tahun, sebelum akhirnya dibunuh oleh pasukan Mus'ab ibn Zubair, salah seorang antek dinasti Umayah.
Martha Christina Tiahahu, Pahlawan Nasional Meninggal
200 tahun yang lalu, tanggal 2 Januari 1818, Martha Christina Tiahahu, pahlawan nasional Indonesia meninggal dunia.
Martha Christina Tiahahu lahir di Nusa Laut, Maluku, 4 Januari 1800 dan meninggal di Laut Banda, Maluku dalam usia 17 tahun. Ia adalah seorang gadis dari Desa Abubu di Pulau Nusalaut. Lahir sekitar tahun 1800 dan pada waktu mengangkat senjata melawan penjajah Belanda berumur 17 tahun. Ayahnya adalah Kapitan Paulus Tiahahu, seorang kapitan dari negeri Abubu yang juga pembantu Thomas Matulessy dalam perang Pattimura tahun 1817 melawan Belanda.
Martha Christina tercatat sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang unik yaitu seorang puteri remaja yang langsung terjun dalam medan pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura tahun 1817. Di kalangan para pejuang dan masyarakat sampai di kalangan musuh, ia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekwen terhadap cita-cita perjuangannya.
Di Kapal Perang Eversten, Martha Christina Tiahahu menemui ajalnya dan dengan penghormatan militer jasadnya diluncurkan di Laut Banda menjelang tanggal 2 Januari 1818. Menghargai jasa dan pengorbanan, Martha Christina dikukuhkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Wafatnya Ayatullah Fayyaz Zanjani
76 tahun yang lalu, tanggal 12 Dey 1320 HS, Ayatullah Fayyaz Zanjani meninggal dunia dan dimakamkan di kota Zanjan.
Ayatullah Fayyaz Modarres Zanjani lahir di kota Zanjan pada tahun 1247 HS. Pada awalnya ia belajar langsung kepada ayahnya Akhond Mulla Mohammad. Setelah itu ia ikut belajar pada guru-guru besar di Tehran seperti Mirza Abul Hassan Jelveh dan Mirza Mohammad Hassan Ashtiani di bidang filsafat, fiqih, ushul fiqih, teologi, logika dan tafsir. Akhirnya beliau berhasil menguasai ilmu-ilmu rasional.
Ayatullah Fayyaz Zanjani juga sempat pergi ke Najaf dan belajar pada guru-guru besar seperti Allamah Sheikh Hadi Tehrani dan lain-lain sehingga menjadi seorang mujtahid besar.
Beliau sejak tahun 1287 HS hingga menutup usia tinggal di kota Zanjan dan menjadi marji taklid kota ini. Selama lebih dari tiga puluh tahun tinggal di sana, Ayatullah Fayyaz Zanjani mengajar dan menyebarkan ilmu-ilmu Ahlul Bait dan menjadi tempat rujukan masyarakat di sana.
Ayatullah Fayyaz Zanjani juga banyak meninggalkan karya ilmiah seperti Dzakhair al-Ummah dan risalah di bidang Khumus, zakat dan lain-lain.