Jan 07, 2018 07:10 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 7 Januari 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 19 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 17 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Abhari, Filsuf dan Astronom Iran Wafat

776 tahun yang lalu, tanggal 19 Rabiul Tsani 663 HQ, Atsir ad-Din Abhari, filsuf, astronom dan matematikawan terkenal Iran meninggal dunia.

Abhari merupakan murid Imam Fakhr ar-Razi dan Kamal ad-Din bin Yunus. Ia menyisihkan sebagian besar waktunya untuk mengajar dan menulis buku. Sebagai ilmuwan besar, Abhari menulis dalam sejumlah disiplin ilmu seperti logika, filsafat, matematika dan astronomi.

Sebagian karya tulisnya adalah Ishlah Uhsul Iqlidis dan Hidayah al-Hikmah.

Sejarah

Perintah Larangan Jilbab di Iran

82 tahun yang lalu, tanggal 17 Dey 1314 HS, Shah Reza Pahlevi mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan segala bentuk pakaian Islami oleh kaum perempuan Iran.

Perintah ini dikeluarkan setelah berlangsungnya program pengubahan model pakaian lelaki Iran, dari pakaian tradisional menjadi jas dan dasi model Barat.

Tujuan dari perintah Shah Reza ini adalah untuk menjauhkan nilai-nilai Islam dari masyarakat dan meniru gaya hidup Barat secara membabi-buta. Shah Reza mendapat inspirasi untuk mengubah gaya berpakaian rakyatnya setelah melakukan kunjungan ke Turki. Saat itu Presiden Turki, Kemal Attaturk, juga tengah melakukan sekularisasi besar-besaran di negaranya.

Indonesia

Indonesia Keluar dari PBB

53 tahun yang lalu, tanggal 7 Januari 1965, Indonesia menyatakan keluar dari keanggotaan PBB.

Ketika konfrontasi dengan Indonesia-Malaysia berlangsung, secara mengejutkan negara Malaysia dicalonkan sebagai anggota tidak tetap Dewan keamanan PBB. Indonesia tidak menyetujui pencalonan itu.

Dalam pidatonya pada tanggal 31 Desember 1946, Bung karno menyatakan ketidaksetujuannya atas pencalonan Malaysia. Pernyataan Presiden Sukarno ini disertai ancaman akan keluar dari keanggotaan PBB seandainya PBB menerima malaysia menjadi member tidak tetap Dewan keamanan PBB.

Pada hari yang sama, kepala perutusan tetap Republik Indonesia untuk PBB menyampaikan isi pidato presiden Republik Indonesia kepada sekretaris jenderal PBB U Thant. Berikut isi pidato Bung karno tersebut:

“Agar para anggota PBB tidak mendukung masuknya malaysia ke dalam PBB;

Agar anggota-anggota PBB lebih memilih tetap tinggalnya Indonesia dalam PBB daripada mendukung masuknya malaysia kedalam Dewan Keamanan PBB;

Memperingatkan PBB bahwa Indonesia bersungguh-sungguh akan melaksanakan niatnya.”

Golamreza Takhti

Golamreza Takhti Tewas

50 tahun yang lalu, tanggal 17 Dey 1346 HS, juara dunia gulat asal Iran, Golamreza Takhti tewas akibat dibunuh antek-antek rezim Shah Pahlevi yang despotik.  

Takhti selama hidupnya berhasil mengumpulkan sembilan medali emas dan perak dalam berbagai pertandingan internasional, di antaranya Olimpiade. Keberhasilannya itu membuatnya amat diidolakan oleh rakyat Iran.

Sebaliknya,  Takhti juga sangat mencintai rakyat Iran. Ia adalah seorang olahragawan yang amat membaur dengan masyarakat. Kecintaannya dan pembelaannya kepada rakyat kecil membuatnya menentang sikap represif rezim Shah Pahlevi dan itulah sebabnya ia dibunuh oleh rezim tersebut.