Lintasan Sejarah 8 April 2019
-
Lintasan Sejarah 8 April 2019.
Khoja Abdullah Anshari Lahir
1044 tahun yang lalu, tanggal 2 Sya'ban 396 HQ, Khoja Abdullah Anshari, ahli fiqih, penyair, dan ulama terkemuka pada abad ke-5 Hijriah, terlahir ke dunia di kota Herat, Afghanistan.
Khoja Abdullah Anshari dikenal dengan julukan "Pir Herat".
Abdullah Anshari banyak meninggalkan karya penulisan bernilai tinggi di bidang sufisme dengan format naratif dan syair, dalam bahasa Arab dan Persia. Karyanya yang paling terkenal adalah "Munajat Nameh", "Mahabbat Nameh", dan "Zadul Arifin".
Dia juga menulis sebuah kitab tafsir Al-Quran yang bergaya sastra dan sufisme, sehingga menjadi aliran baru dalam penulisan tafsir Quran. Abdullah Anshari meninggal dunia pada tahun 481 Hijriah.
Pesawat Tempur Zionis Menggempur Sebuah Sekolah Dasar
49 tahun yang lalu, tanggal 8 April tahun 1970, pesawat-pesawat tempur Zionis Israel melakukan serangan membabi-buta dengan sasaran sebuah sekolah dasar bernama Bahrul Baqr, 80 kilometer sebelah utara Kairo, Mesir.
Dalam peristiwa itu, 46 murid sekolah itu tewas. Aksi yang sangat tidak berperikemanusiaan itu kontan membangkitkan emosi warga dunia.
Sebelumnya, masyarakat internasional juga dikejutkan dengan tindakan biadab lainnya yang digelar Rezim Zionis di kawasan Mesir. Bulan Februari tahun itu, pesawat tempur Israel juga menggempur kawasan sipil di timur Kairo. Akibatnya, sebuah pabrik hancur dan 168 pekerja pabrik itu tewas atau terluka.
Pemilu Periode Ketiga Parlemen Iran
31 tahun yang lalu, tanggal 19 Farvardin 1367 HS, pemilu periode ketiga parlemen Iran diselenggarakan.
Sekalipun hari-hari menjelang pemilu legislatif periode ketiga parlemen Iran dihantui oleh ancaman dari Irak berupa serangan rudal, serangan udara dan perang urat saraf selama Perang Pertahanan Suci, tapi bangsa Iran tetap mengunjungi tempat-tempat pemungutan suara pada 19 Farvardin 1367 HS (8 April 1988).
Partisipasi luas rakyat dalam pemilu legislatif periode ketiga Majelis Syura Islam Iran berhasil membuat musuh putus asa untuk menumbangkan Revolusi Islam. Betapa tidak, pemilu kali ini diselenggarakan dalam kondisi paling sulit dan dalam keadaan perang. Pada pemilu kali ini, sekitar 17 juta rakyat Iran memenuhi tempat-tempat pemungutan suara untuk memilih wakil-wakilnya di parlemen.
Akhirnya, parlemen periode ketiga pada tanggal 7 Khordad 1367 (28 Mei 1988) terbentuk dan memulai kerjanya. (RM)