Okt 10, 2019 10:30 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 10 Oktober 2019.
    Lintasan Sejarah 10 Oktober 2019.

Lailatul Harir, Malam Terakhir Perang Shiffin

1403 tahun yang lalu, tanggal 11 Shafar 38 HQ, malam terakhir perang Shiffin yang dikenal dengan nama Lailatul Harir.

 

Pada malam itu, pasukan Muawiyah merasakan sangat kedinginan, sehingga mereka mengeluarkan suara lolongan mirip anjing. Kata Harir sendiri dalam bahasa Arab berarti suara anjing.

 

Imam Ali as dengan memegang pedang Dzul Fiqar dan mengendarai kuda Nabi Saw memukul musuh. Setiap kali pedang beliau menghantam pedang musuh beliau mengucapkan takbir dan itu berarti seorang mati ditebas pedang beliau. Diriwayatkan bahwa pada malam itu saja Imam Ali as berhasil membunuh lebih dari 500 orang dan beliau sibuk berperang hingga subuh. Perang begitu hebat sehingga pedang beliau bengkok dan dengan lututnya beliau kembali meluruskannya.

 

Dalam perang ini, banyak tentara Imam Ali as yang gugur syahid, termasuk Ammar bin Yasir, Uwais al-Qarni, Hasyim Mirqal, anak Hasyim Khuzaimah bin Tsabit, Shafwan bin Hudzaifah, Abdullah bin Badil bersama saudaranya Abdurrahman bin Badil, Abdullah bin Harits saudara Malik al-Asytar. Mereka ini merupakan sahabat khusus Imam Ali as.

 

Sementara di pasukan Muawiyah banyak yang terbunuh dan perang ini berlangsung selama 14 bulan. Akhirnya dengan kelicikan Amr bin Ash dan kemunafikan sebagian orang seperti Asy’ats bin Qais al-Kindi perang Shiffin berakhir dengan perundingan.

Shiffin adalah sebuah wilayah di mana pertempuran antara Muawiyah dan Imam Ali as berlangsung.

Jaroslav Hasek Meninggal

 

97 tahun yang lalu, tanggal 10 Oktober 1922, Jaroslav Hasek, seorang penulis pejuang kemerdekaan Cheko, meninggal dunia.

 

Dia dilahirkan di kota Praha pada tahun 1889. Pada saat itu, negaranya berada di bawah kekuasaan imperium Austria-Hongaria. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Hasek memulai aktivitas perjuangan untuk kemerdekaan negerinya dan karena itu, dia berkali-kali dipenjarakan.

 

Setelah Perang Dunia Pertama berakhir dan runtuhnya imperium Austria-Hongaria pada tahun 1918, Cheko dan Slovakia merdeka dan mendirikan negara gabungan, yaitu Chekoslovakia. Sebelum masa Perang Dunia Pertama, Hasek telah menghasilkan karya sekitar 500 cerita pendek humor. Karyanya yang paling terkenal adalah "The Adventures of The Good Soldier Scheweik".

Sayid Mohammad Solthan al-Wa’izhin Shirazi.

Solthan Al-Wa’izhin Wafat

 

48 tahun yang lalu, tanggal 18 Mehr 1350 HS, Sayid Mohammad Solthan al-Wa’izhin Shirazi meninggal dunia pada dalam usia 75 tahun di Tehran dan dikebumikan di pekuburan umum Abu Hossein.

 

Sayid Mohammad Shirazi anak Asyraf al-Wa’izhin yang lebih dikenal dengan Akbar Shah, lahir di Tehran kira-kira tahun 1275 HS. Ia menyelesaikan pendidikan dasar hauzah di Tehran dan di usia 12 tahun mengikuti ayahnya ke Irak. Selama dua tahun tinggal di Karbala dan menyelesaikan pendidikan menengah hauzah. Setelah itu bersama ayahnya pergi ke kota Kermanshah dan berdakwah di sana.

 

Sayid Mohammad untuk kedua kalinya pergi ke Irak untuk menyempurnakan pendidikan agama tingkat tingginya dan setelah itu melakukan perjalanan ke Palestina, Yordania, Mesir dan India. Ia bertemu dengan banyak agama lain seperti Yahudi, Kristen, Brahma dan juga mazhab Ahli Sunnah dan bertukar pikiran dengan mereka.

 

Al-Wa’izhin Shirazi melakukan dialog dengan dua ulama Ahli Sunnah di Peshawar selama 10 malam dan setiap malamnya lebih dari delapan jam melakukan dialog dengan dihadiri oleh Mahatma Ghandi. Peristiwa dialog ini dipublikasikan oleh seluruh koran India waktu itu dan isinya kemudian dibukukan dengan nama Shabha-ye Peshavar.

 

Selain buku itu, al-Wa’izhin Shirazi juga meninggalkan karya-karya ilmiah seperti Sad Maqaleh Solthani dar Radde Bar Yahud va Nasara dan Gorouh Rastegaran atau Firqah Najiah dalam dua jilid.