Apr 30, 2016 05:05 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 11 April 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 3 Rajab 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 23 Farvardin 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Imam Ali Al-Hadi as GugurSyahid

 

1183 tahun yang lalu, tanggal 3 Rajab 254 hijriah, Imam Ali bin Muhammad al-Hadi as keturunan generasi ke sembilan Rasulullah Saw, gugur syahid. Beliau dilahirkan pada tahun 212 Hijriah di sekitar kota Madinah dan berada di bawah bimbingan ayah beliau, Imam Jawad as. Setelah Imam Jawad meninggal, Imam Ali al-Hadi diangkat sebagai imam kaum Muslimin. Salah satu julukan beliau adalah Imam Hadi, yang artinya orang yang memberi petunjuk.

 

Beliau mengajarkan Islam kepada umat Muslim dan menjawab berbagai pertanyaan dan persoalan yang diajukan kepadanya. Di samping itu, Imam Hadi dikenal juga kedermawanannya. Tidak seorang fakir miskinpun yang pergi dari rumahnya dengan kekecewaan. Karena ketinggian ilmu dan kemuliaan akhlaknya itu, Imam Hadi amat dicintai umatnya dan hal ini menimbulkan kedengkian penguasa saat itu, yaitu raja Dinasti Abasiah.

 

Karena itulah beliau akhirnya dibunuh dan gugur syahid.

 

Salah satu di antara hadis Imam Ali al-Hadi as adalah, "Berhati-hatilah terhadap orang yang tidak menjaga kehormatan dan kemuliaan dirinya sendiri."

Muhammad bin Yahya Buzjani Wafat

1049 tahun yang lalu, tanggal 3 Rajab 388 Hq, Abu al-Wafa Muhammad bin Muhammad bin Yahya al-Buzjani meninggal dunia.

Muhammad bin Yahya Buzjani lahir pada 328 Hq di daerah dekat Neishabouri, Iran. Beliau menyelesikan pendidikan matematikanya di kota kelahirannya dan sejak muda telah pergi ke Irak. Sejak itu, beliau tinggal di Baghdad dan serius melakukan penelitian, penulisan dan penerjemahan hingga akhir hidupnya.

Beliau adalah seorang penerjemah terkenal buku-buku matematika dari bahasa Yunani ke bahasa Arab. Bahkan beliau sendiri termasuk ahli matematika termasyhur di masanya. Dalam menekuni matematika, Muhammad bin Yahya Buzjani melakukan surat-menyurat dengan Abu Raihan al-Biruni. Pentingnya karya matematika Buzjani dikarenakan penelitan mendalam yang dilakukannya atas karya-karya tulisnya.

Beliau banyak meninggalkan karya tulis seperti A’mal al-Handasah yang merupakan karya hebatnya dan begitu juga buku Ilm al-Hisab serta al-Kamil.

Imam Khomeini Jawab Telegram Ayatullah Hakim

53 tahun yang lalu, tanggal 23 Farvardin 1342 Hs, Imam Khomeini menjawab telegram Ayatullah Sayid Muhsin al-Hakim dari Irak.

Tidak berapa lama pasca penyerangan brutal pasukan keamanan rezim Shah Pahlevi ke Madrasah Feiziyeh, Qom, gelombang kemarahan akibat perilaku ini ternyata semakin berkembang tidak hanya di dalam negeri, tapi hal itu juga terjadi di luar negeri.

Hauzah ilmiah Najaf dan Karbala juga menolak aksi kekerasan itu. Selain para marji Syiah di Irak menyatakan protesnya, para ulama Karbala mengirim telegram kepada kepala-kepala negara Arab dan Islam yang isinya mengungkapkan kejahatan rezim Shah. Mereka tidak lupa menjelaskan tujuan kebangkitan Imam Khomeini dan ketertindasan ulama Syiah kepada ulama dan umat Islam di negara-negara lain.

Sementara Ayatullah al-Udzma Sayid Muhsin al-Hakim dalam sebuah telegram mengajak ulama Iran secara keseluruhan untuk berhijrah ke Najaf al-Asyraf. Menjawab telegram itu, Imam Khomeini pada 23 Farvardin 1342 Hs mengingatkan persatuan ulama Islam dan marji yang ada dapat mempertahankan kemerdekaan negara dan memutus tangan asing serta membela kesucian Islam dan al-Quran.

Imam Khomeini menilai hijrahnya para marji dan ulama Islam ke Najaf bakal menyebabkan runtuhnya pusat dunia Syiah dan melihat upaya ini bukan maslahat.

Enver Hoxha Meninggal Dunia

31 tahun yang lalu, tanggal 11 April 1985, Enver Hoxha, mantan presiden Albania meninggal dunia.

Ia menjadi pimpinan gerilya golongan kiri setelah Italia pada tahun 1939 menjajah Albania. Hoxha berhasil mengambil kekuasaan di Albania pada 1944 setelah Italia mengalami kekalahan di Perang Dunia II dengan bantuan tentara Uni Soviet. Dua tahun kemudian ia mengumumkan Republik Komunis di negara ini. Ia juga mendirikan partai komunis di Albania dan ia sendiri sebagai sekjendnya.

Enver Hoxha memiliki hubungan baik dengan Uni Soviet sampai tahun 1961. Namun menyusul memburuknya hubungan dengan Moskow, Albania berubah menjadi sebuah negara pendukung Maoisme dan Cina. Karena pemerintahan Hoxha yang dispotik akhirnya membuat Albania di tahun-tahun kekuasaannya menjadi negara terkucil dan termiskin di Eropa.

Setelah berkuasa selama 40 tahun di Albania, pada tahun 1985 ia meninggal dunia. Pemerintahan komunis Albania merupakan Negara terakhir Eropa yang jatuh pada tahun 1992 dan berdirilah pemerintahan republik.

Mohsen Saba Meninggal Dunia

24 tahun yang lalu, tanggal 23 Farvardin 1371 Hs (11 April 1992), Mohsen Saba, guru besar dan penulis kontemporer Iran meninggal dunia.

Setelah melalui jenjang pendidikan dasarnya di Madrasah Darul Funun, Mohsen Saba melanjutkan studinya ke Perancis. Selepas memperoleh gelar doktor hukum, ia kembali ke Iran dan mula mengajar.

Doktor Mohsen Saba mendirikan kelompok Bibliography Nasional Iran dan juga Komite Pengarsipan Nasional yang berafiliasi langsung dengan UNESCO. Diantara karya terpentingnya ialah Mengenal Buku/Bibliography, Bunga-Bunga Hafiz, penerjemahan berbagai kisah perjalanan dan Dasar Teknis Perpustakaan.