Globes: Inflasi Meningkat, Warga Zionis Mulai Berpikir untuk Bermigrasi
-
Warga Zionis mulai berpikiran untuk migrasi
Pars Today - Sebuah media Zionis melaporkan peningkatan biaya hidup di wilayah pendudukan dan menulis bahwa penurunan tingkat kesejahteraan sebesar 14 persen telah meningkatkan keinginan untuk bermigrasi dari wilayah tersebut.
Dilansir Pars Today, 5 Mei 2026, situs Zionis Globes, dalam laporannya tentang penyebab kenaikan harga di Wilayah Pendudukan, menulis bahwa dua faktor utamanya adalah perumahan dan makanan. Biaya perumahan di wilayah pendudukan 26 persen lebih tinggi dibandingkan negara-negara kaya, dan hingga 85 persen lebih tinggi dibandingkan negara-negara dengan biaya hidup lebih murah. Harga makanan, terutama produk susu, juga meningkat tajam. Akibatnya, keinginan untuk bermigrasi pun meningkat.
Agresi AS dan rezim Zionis terhadap Iran serta terbatasnya lalu lintas di Selat Hormuz telah meningkatkan biaya hidup di sebagian besar wilayah dunia. Kabinet rezim pendudukan juga menghadapi defisit anggaran yang parah akibat perang ini, dan prediksi menunjukkan bahwa inflasi di wilayah pendudukan akan semakin memburuk.
Bukan hanya medan perang yang kalah, ekonomi dalam negeri Zionis pun mulai menunjukkan retakan. Biaya hidup melambung, upah tergerus, dan warga mulai bertanya-tanya: apakah masih layak tinggal di sini? Keinginan untuk bermigrasi adalah alarm paling jujur dari dalam. Perang yang digembar-gemborkan untuk “keamanan” justru membuat rumah sendiri tidak lagi terasa aman, baik secara fisik maupun finansial.(Sail)