Lintasan Sejarah 13 Juli 2020
Wafatnya Alauddin Ali bin Nafis, Dokter Muslim Suriah
754 tahun yang lalu, tanggal 21 Dzulqadah 687 HQ, Ibnu Nafis, dokter muslim meninggal dunia.
Alauddin Ali bin Nafis, ilmuwan dan dokter muslim terlahir di Damaskus, Suriah. Ia belajar ilmu-ilmu keislaman di tempat kelahirannya.
Ilmu kedokteran dipelajarinya pada para ilmuwan terkenal di masanya. Setelah mengkaji dan melakukan penelitian yang mendalam di bidang kedokteran, akhirnya ia memiliki kemampuan luar biasa.
Salah satu buku pertama yang ditulisnya Ibnu Nafis merupakan penjelasan bagian anatomi dari buku al-Qanun, karya Ibnu Sina. Dalam bukunya ini, Ibnu Nafis menjelaskan sirkulasi darah di dalam paru-paru. Penemuan Ibnu Nafis ini dilakukannya tiga abad sebelum ilmuwan Eropa menyatakan telah menemukan sirkulasi darah. Oleh karenanya, berdasarkan pandangan sejumlah peneliti, keberhasilan para ilmuwan Eropa menemukan sirkulasi darah ini mengambil teori yang dibuat oleh Ibnu Nafis.
Buku al-Syamil merupakan karya lain Ibnu Nafis yang menjelaskan teknik pembedahan dan membahasnya secara luas.
Kennedy Terpilih Sebagai Kandidat Presiden
60 tahun yang lalu, tanggal 13 Juli 1960, Senator John F. Kennedy terpilih sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat.
Empat bulan kemudian, dalam pemilu kepresidenan AS, Kennedy memenangkan 49,7 persen suara dan mengalahkan rivalnya dari Partai Republik, Richard Nixon.
Pada tanggal 20 January 1961, Kennedy diambil sumpahnya sebagai presiden AS ke-35 dan menjadi presiden termuda dalam sejarah AS. Dalam pengangkatannya sebagai presiden, Kennedy menyampaikan pidatonya yang terkenal, yang di antaranya berbunyi "Jangan tanyakan apa yang telah dilakukan negara untuk dirimu, tetapi tanyakan apa yang telah kau lakukan untuk negaramu."
Tiga tahun kemudian, pada bulan November 1963, Kennedy tewas dibunuh.
Periode Pertama Dewan Ahli Kepemimpinan Iran Dimulai
37 tahun yang lalu, tanggal 23 Tir 1362 HS, dimulailah periode pertama masa bakti Dewan Ahli Kepemimpinan (Majlis Khobregan Rahbari) Republik Islam Iran.
Dewan Ahli Kepemimpinan adalah sebuah lembaga yang terdiri dari para ulama besar yang langsung dipilih oleh rakyat.
Tugas terpenting dari Dewan Ahli ini adalah memilih salah seorang di antara mereka sendiri untuk diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, dan menjadi pengawas dari pelaksanaan tugas Rahbar terpilih tersebut. Anggota Dewan Ahli dipilih oleh rakyat setiap delapan tahun sekali.