-
Direktur CIA: Daesh Ancaman Besar bagi Saudi
Jul 14, 2016 13:51Direktur Dinas Intelijen Pusat Amerika Serikat, CIA mengatakan, kelompok teroris Daesh adalah ancaman besar bagi Arab Saudi.
-
Rusia-NATO akan Gelar Pertemuan Bersama
Jul 03, 2016 07:51Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pertemuan Dewan NATO-Rusia dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli 2016.
-
Euro 2016 dan Ancaman Keamanan Eropa
Jun 22, 2016 05:53Ketika para politisi Eropa menempatkan terorisme sebagai ancaman paling berbahaya bagi keamanan warganya, pada saat yang sama masalah dalam negeri kian hari semakin membengkak dan sulit diatasi.
-
Upaya Korsel Hadapi Ancaman-ancaman Terorisme
Jun 21, 2016 09:19Dinas Keamanan dan Intelijen Korea Selatan mengabarkan digelarnya pertemuan khusus untuk membahas cara-cara menghadapi ancaman-ancaman terorisme di negara itu.
-
NATO: Belum Ada Ancaman dari Rusia Dalam Waktu Dekat
Jun 21, 2016 08:08Kepala Komite Militer, Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO mengatakan, belum ada ancaman apapun dari Rusia dalam waktu dekat ini.
-
Diancam Daesh, Korsel Perketat Keamanan
Jun 20, 2016 12:06Perdana Menteri Korea Selatan, Hwang Kyo-ahn berjanji akan memperketat keamanan karena adanya kekhawatiran tentang serangan potensial Daesh ke negara itu.
-
Rusia Siap Lawan Penyebaran Pasukan NATO
Jun 15, 2016 09:01Moskow menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil aksi balasan terhadap rencana NATO untuk menyebarkan pasukan di dekat perbatasan Rusia.
-
Lagi, Korea Utara Didesak Tinggalkan Program Nuklir
Jun 15, 2016 06:38Korea Selatan pada Rabu (15/6/2016), mendesak Korea Utara untuk menghentikan program nuklirnya bertepatan dengan ulang tahun ke-16 dari pertemuan puncak pertama kedua negara.
-
Eropa Melihat Daesh sebagai Ancaman Terbesar
Jun 14, 2016 08:41Sebuah hasil survei menunjukkan bahwa warga Eropa memandang kelompok teroris Daesh sebagai ancaman terbesar yang dihadapi negara-negara mereka.
-
Kemenhan Korsel Minta Kenaikan Anggaran Militer
Jun 10, 2016 09:58Kementerian Pertahanan Korea Selatan meminta kenaikan anggaran militer sebesar 5,3 persen untuk membangun sistem pertahanan udara negara itu.