Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

hukum internasional

  • Anggota Duma: Agresi terhadap Iran Melanggar Prinsip Hukum Internasional

    Anggota Duma: Agresi terhadap Iran Melanggar Prinsip Hukum Internasional

    Mar 08, 2026 15:40

    Pars Today – Leonid Slutsky, Ketua Komite Urusan Luar Negeri Duma (Parlemen) Federasi Rusia, menegaskan bahwa agresi militer terhadap Republik Islam Iran merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip dasar hukum internasional.

  • Iran Terpilih sebagai Wakil Ketua Komite Piagam PBB

    Iran Terpilih sebagai Wakil Ketua Komite Piagam PBB

    Feb 21, 2026 08:09

    ParsToday – Pemilihan Iran sebagai Wakil Ketua Komite Khusus Piagam PBB dan anggota biro badan hukum ini memperkuat posisi aktif Republik Islam Iran dalam membela prinsip-prinsip Piagam PBB.

  • Mengapa Tiongkok Membela Hak Nuklir Iran?

    Mengapa Tiongkok Membela Hak Nuklir Iran?

    Feb 07, 2026 20:13

    Pars Today - Tiongkok sekali lagi menegaskan dukungannya terhadap hak nuklir Iran.

  • Direktur Chatham House: Trump Telah Mengakhiri Aliansi Barat

    Direktur Chatham House: Trump Telah Mengakhiri Aliansi Barat

    Jan 15, 2026 07:50

    Pars Today - Direktur lembaga think tank terkenal di Inggris mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah mengakhiri aliansi Barat dan Eropa menghadapi dilema besar dan harus lebih berani.

  • Mengapa Eropa dan Amerika Semakin Menjauh?

    Mengapa Eropa dan Amerika Semakin Menjauh?

    Jan 11, 2026 06:38

    Pars Today - Presiden Prancis mengkritik pendekatan kebijakan luar negeri baru Washington dan mengatakan, "Amerika Serikat secara bertahap menjauhkan diri dari sekutunya dan melanggar hukum internasional."

  • Peneliti Mesir: Amerika Bertindak Menurut Hukum Rimba

    Peneliti Mesir: Amerika Bertindak Menurut Hukum Rimba

    Jan 06, 2026 17:42

    Pars Today – Seorang penulis dan peneliti asal Mesir menyamakan perilaku Amerika Serikat di tingkat internasional dengan “hukum rimba”, dan menegaskan bahwa penculikan presiden sebuah negara berdaulat merupakan pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

  • Kritik Domestik terhadap Kebungkaman Macron atas Tindakan AS di Venezuela

    Kritik Domestik terhadap Kebungkaman Macron atas Tindakan AS di Venezuela

    Jan 05, 2026 06:40

    Pars Today - Serangan militer AS terhadap Venezuela dan penculikan presiden negara itu tidak hanya memicu reaksi internasional, tetapi juga menjadi fokus baru kritik domestik di Prancis terhadap sikap Emmanuel Macron. Posisi yang, dari sudut pandang para kritikus, merupakan pengabaian yang jelas terhadap hukum internasional.

  • Tiongkok: AS Ancaman bagi Tatanan Global

    Tiongkok: AS Ancaman bagi Tatanan Global

    Jan 04, 2026 17:40

    Pars Today – Tiongkok dalam sebuah sikap terang-terangan dan jelas, menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman nyata bagi sistem internasional.

  • Presiden Sementara Venezuela Serukan Dialog dan Hidup Berdampingan dengan AS

    Presiden Sementara Venezuela Serukan Dialog dan Hidup Berdampingan dengan AS

    Jan 05, 2026 07:33

    Pars Today - Sehari setelah pidato keras yang mengkritik tindakan Amerika Serikat, Presiden Sementara Venezuela mengeluarkan pernyataan yang bernada jauh lebih lembut, menyerukan dialog dan hidup berdampingan dengan AS.

  • Swiss: Amerika Serikat Harus Menghormati Hukum Internasional

    Swiss: Amerika Serikat Harus Menghormati Hukum Internasional

    Jan 04, 2026 07:50

    Pars Today - Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Swiss merujuk pada invasi militer AS ke Venezuela menekankan, "Amerika Serikat harus mengurangi intensitas ketegangan di sekitar Venezuela dan menghormati hukum internasional."

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Markas Khatam al-Anbiya: Tak Ada Kapal Tanpa Izin Iran di Selat Hormuz; Klaim AS Bohong

    Markas Khatam al-Anbiya: Tak Ada Kapal Tanpa Izin Iran di Selat Hormuz; Klaim AS Bohong

    20 hours ago
  • BRICS: Jalur Keuangan Khusus demi Keamanan Perdagangan dan Pengurangan Ketergantungan

  • Iran Rajai Angkat Besi Asia: Zarei Raih 3 Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Tashkent

  • Kemlu Iran: Ambisi Kolonial Zionis Tak Bisa Ubah Fakta; Golan Milik Suriah, Palestina Milik Rakyatnya

  • Taeb: Iran Kelola Selat Hormuz; AS Gagal Lagi di Tengah Popularitas Revolusi

Pilihan Editor
  • Kemlu Iran: Prancis dan Sekutu Barat Tak Layak Bicara HAM; Itu Hanya Pembelaan Diri

    Kemlu Iran: Prancis dan Sekutu Barat Tak Layak Bicara HAM; Itu Hanya Pembelaan Diri

    24 minutes ago
  • Abraham Lincoln: Kapal Induk Perang AS yang Terjebak dalam Krisis Internal

    Abraham Lincoln: Kapal Induk Perang AS yang Terjebak dalam Krisis Internal

    22 hours ago
  • Shiraz-Ankara: Kerja Sama Budaya di Tengah Tantangan Perang

    Shiraz-Ankara: Kerja Sama Budaya di Tengah Tantangan Perang

    39 minutes ago
Terpopuler
  • Abraham Lincoln: Kapal Induk Perang AS yang Terjebak dalam Krisis Internal

  • Permainan Julani di Bawah Bayangan AS-Israel untuk Melemahkan Poros Perlawanan

  • Pezeshkian: Iran Sama Sekali Tidak Bertindak di Luar Hukum Internasional

  • Araghchi kepada Menlu Prancis: Jangan Menggurui Dunia tentang HAM

  • BRICS: Jalur Keuangan Khusus demi Keamanan Perdagangan dan Pengurangan Ketergantungan

  • Mohsen Rezaei: Iran dan Pakistan Mitra Strategis

  • Serangan Rudal Yaman ke Pelabuhan "Al-Mokha"

  • Mengapa Pentagon Terpaksa Mengakui Pembunuhan Warga Sipil dalam Serangan AS ke Yaman?

  • Penarikan Penuh AS dari Irak: Tak Ada Pasukan Asing di Irak Mulai 1 Oktober

  • Araghchi kepada AS: Kalian Lakukan Kesalahan Perhitungan di Selat Hormuz

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss