-
Bank Rusia akan Buka Kantor Keuangan Syariah di Kazan
Sep 18, 2022 10:12Sberbank Rusia mengumumkan akan membuka kantor cabang pembiayaan syariah di Kazan, ibu kota Republik Tatarstan.
-
NATO Klaim Produksi Senjata Canggih Rusia Terhenti Gara-Gara Sanksi
Sep 18, 2022 09:14Kepala Komisi Militer NATO mengklaim bahwa sanksi terhadap Rusia telah menghentikan produksi senjata canggih negara ini.
-
Zelensky Akui Hasil Perang dengan Rusia Bergantung Pasokan Senjata Barat
Sep 18, 2022 07:47Presiden Ukraina mengumumkan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa perang dengan Rusia akan segera berakhir.
-
Takut Reaksi Rusia, Militer AS Tolak Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina
Sep 17, 2022 16:25Media Amerika Serikat mengabarkan, para pejabat militer Washington menolak mengirim rudal-rudal jarak jauh ke Ukraina, karena takut reaksi keras Rusia.
-
Rusia: Ukraina Mulai Serang Reaktor Nuklir Zaporizhzhia
Sep 17, 2022 15:15Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan dimulainya kembali serangan pasukan Ukraina, ke reaktor nuklir Zaporizhzhia.
-
Putin ke Eropa: Ingin Gas Lebih Banyak, Cabut Sanksi Nord Stream !
Sep 17, 2022 14:44Presiden Rusia kepada negara-negara Eropa mengatakan, jika ingin mendapatkan gas lebih banyak, maka sanksi-sanksi terkait jalur pipa gas Nord Stream harus dicabut.
-
Warta Berita 17 September 2022
Sep 17, 2022 12:32Warta Berita 17 September 2022
-
NASA: Tidak Terpengaruh Sanksi, Kerja Sama Luar Angkasa AS-Rusia Berlanjut
Sep 17, 2022 09:38Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan bahwa Moskow dan Washington akan terus bekerja sama di bidang luar angkasa, meskipun ada sanksi baru terhadap Rusia.
-
Turki akan Bayar Gas Rusia dengan Rubel
Sep 17, 2022 08:23Berdasarkan kesepakatan antara presiden Rusia dan Turki, biaya 25 persen dari ekspor gas Rusia ke Turki akan dibayarkan dalam rubel.
-
Dubes Rusia: Pejabat AS seperti Koboi-Koboi Buta
Sep 16, 2022 15:47Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat menyebut para pejabat Washington seperti koboi-koboi buta yang menembak ke sekitarnya tanpa melihat. Menurutnya Gedung Putih tetap keras kepala dalam lingkaran sanksi.