-
Lavrov: AS harus Abaikan Hak Vetonya terkait Gencatan Senjata di Gaza
Jan 24, 2024 12:09Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov kepada Presiden AS, Joe Biden mengatakan bahwa Washington harus menghentikan perang di Gaza untuk mengakhiri krisis di Asia Barat, serta tidak memanfaatkan hak vetonya untuk menjegal penerapan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza.
-
Velayati: Iran Tidak Mengizinkan Pihak Asing Mengintervensi Urusan Dalam Negerinya
Des 22, 2023 13:55Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Urusan Internasional, mengutuk pernyataan pertemuan Maroko, dan mengatakan bahwa Iran tidak mengizinkan pihak asing mana pun ikut campur dalam urusan dalam negerinya.
-
Warta Berita 6 Desember 2023
Des 06, 2023 18:47Warta berita hari ini, Rabu, 6 Desember 2023.
-
Amir-Abdollahian: Kami Selalu Mendapat Manfaat dari Diplomasi Iran-Rusia
Des 06, 2023 12:33Dalam pertemuan bersama di Moskow, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran dan Rusia menekankan upaya untuk meningkatkan level hubungan dan kerja sama kedua negara.
-
Menlu Rusia: Dedolarisasi Semakin Cepat Bergulir di Dunia
Nov 08, 2023 22:05Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, penurunan secara bertahap, dan berkelanjutan dominasi dolar Amerika, dalam transaksi internasional sudah nampak jelas.
-
Lavrov Desak Dihentikannya Segera Serangan Israel ke Gaza
Okt 27, 2023 15:25Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menuntut dihentikannya segera serangan rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza.
-
Menelisik Tujuan Perjalanan Putin ke Cina
Okt 18, 2023 12:12Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Beijing pada Selasa (17/10/2023), untuk berpartisipasi dalam Forum Kerja Sama Internasional Belt and Road (OBOR).
-
Lintas Warta 18 Oktober 2023
Okt 18, 2023 12:12Menelisik Tujuan Perjalanan Putin ke Cina.
-
Warta Berita 13 September 2023
Sep 13, 2023 16:29Ikutilah perkembangan dunia hari ini bersama kami dalam program Warta Berita....Selamat mengikuti...
-
Lavrov: Alih-Alih Kembali ke JCPOA, AS Lebih Banyak Menuntut
Jul 15, 2023 15:34Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, "Alih-alih kembali ke JCPOA, pemerintah AS malah mengajukan tuntutan tambahan terhadap Iran."