Berita Harian
  • Konfrontasi Terbuka, Trump Kenakan Tarif 200% Trump untuk Beberapa Produk Prancis

    Konfrontasi Terbuka, Trump Kenakan Tarif 200% Trump untuk Beberapa Produk Prancis

    Jan 20, 2026 14:39

    Pars Today - Menyusul ancaman dari semua negara Eropa yang menentang rencananya untuk merebut Greenland, Presiden AS mengumumkan bahwa ia telah mempertimbangkan untuk mengenakan tarif 200% pada beberapa produk Prancis.

  • Mantan Komandan Angkatan Laut Israel Mengakui Kegagalan di Gaza

    Mantan Komandan Angkatan Laut Israel Mengakui Kegagalan di Gaza

    Jan 20, 2026 14:31

    Pars Today - Mantan komandan Angkatan Laut Israel mengakui bahwa Israel telah gagal mencapai tujuan yang dinyatakan di Gaza, berdasarkan berbagai bukti, termasuk fakta bahwa jenazah Ran Gvili belum ditemukan dan Hamas belum dilucuti senjatanya.

  • Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Umumkan Penangkapan 10.000 Imigran di Minneapolis

    Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Umumkan Penangkapan 10.000 Imigran di Minneapolis

    Jan 20, 2026 14:24

    Pars Today - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat mengumumkan penangkapan ribuan orang di Minneapolis, Minnesota, sebagai bagian dari penindakan migrasi yang sedang berlangsung oleh pemerintah AS.

  • Warga Palestina Marah atas Penghapusan Palestina dari Buku Teks UNRWA

    Warga Palestina Marah atas Penghapusan Palestina dari Buku Teks UNRWA

    Jan 20, 2026 13:58

    Pars Today - Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) baru-baru ini mendistribusikan buku-buku kepada pengungsi Palestina di Lebanon yang di dalamnya nama Palestina dihapus dari peta dunia, yang menyebabkan kemarahan hebat di kalangan warga Palestina.

  • Friksi Tel Aviv-Washington Meningkat, Israel Tidak Mau Membuka Penyeberangan Rafah

    Friksi Tel Aviv-Washington Meningkat, Israel Tidak Mau Membuka Penyeberangan Rafah

    Jan 20, 2026 12:50

    Pars Today - Di tengah meningkatnya perselisihan antara rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat mengenai Dewan Pengawas Perdamaian Gaza, kabinet keamanan rezim telah memutuskan untuk menahan diri dari membuka Penyeberangan Rafah, meskipun ada permintaan dari Washington sebagai bagian dari fase kedua rencana Presiden AS.

  • Pemukim Bersenjata Tingkatkan Serangan di Tepi Barat dan Quds

    Pemukim Bersenjata Tingkatkan Serangan di Tepi Barat dan Quds

    Jan 20, 2026 12:44

    Pars Today - Seorang pejabat Palestina, merujuk pada peningkatan serangan oleh pemukim bersenjata terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Quds, menggambarkannya sebagai bagian dari kebijakan terarah rezim Zionis untuk mengisolasi Tepi Barat, yang bertujuan untuk secara geografis mengurung desa-desa dan membuka jalan bagi pendudukan lebih banyak wilayah Palestina.

  • Peringatan tentang Penyebaran Penyakit di Gaza

    Peringatan tentang Penyebaran Penyakit di Gaza

    Jan 20, 2026 12:34

    Pars Today - Seorang pejabat medis Palestina, merujuk pada kepadatan yang parah di dalam kamp-kamp pengungsi di Gaza dan kurangnya ventilasi yang memadai, memperingatkan tentang penyebaran berbagai penyakit di Gaza, dengan mengatakan, "90% penduduk kota telah mengungsi, dan sebagian besar dari mereka tinggal di kamp-kamp yang padat dan kekurangan fasilitas dasar untuk hidup sehat."

  • Sumber Irak: Kerangka Koordinasi Segera Memperkenalkan Calon Perdana Menteri

    Sumber Irak: Kerangka Koordinasi Segera Memperkenalkan Calon Perdana Menteri

    Jan 20, 2026 12:22

    Pars Today - Sumber-sumber Irak menunjuk pada proses terbaru terkait dengan penyelesaian pemilihan perdana menteri baru dan mengumumkan bahwa Kerangka Koordinasi Syiah akan memperkenalkan calonnya dalam beberapa hari mendatang.

  • Pejabat Medis Gaza Peringatkan Memburuknya Situasi Layanan Kesehatan

    Pejabat Medis Gaza Peringatkan Memburuknya Situasi Layanan Kesehatan

    Jan 20, 2026 12:11

    Pars Today - Seorang pejabat medis di Gaza, merujuk pada memburuknya situasi layanan kesehatan di wilayah ini mengatakan, "Sejak awal krisis, sektor kesehatan telah menyaksikan hampir runtuhnya layanan rumah sakit dan pusat kesehatan, yang menyebabkan terhentinya layanan penting, termasuk kemoterapi, radiologi, dan pencitraan serta diagnostik canggih seperti MRI."