Moskow: Serangan terhadap Fasilitas Nuklir Natanz Merupakan Pelanggaran Nyata Hukum Internasional
-
Jubir Kemlu Rusia, Maria Zakharova
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan menyatakan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip kantor berita RIA Novosti, “Maria Zakharova,” juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, pada hari Sabtu (21/3/2026) melalui sebuah pernyataan mengatakan bahwa serangan terhadap fasilitas di Natanz, yang terletak di Iran, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia tersebut disebutkan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) harus segera memberikan penilaian objektif terhadap serangan terhadap fasilitas pengayaan uranium di Natanz, Iran.
Maria Zakharova kemudian menambahkan bahwa tindakan tidak bertanggung jawab seperti serangan terhadap fasilitas di Natanz, Iran, menimbulkan risiko nyata terjadinya bencana di seluruh kawasan Asia Barat.
Sementara itu, Organisasi Energi Atom Iran beberapa jam sebelumnya melalui sebuah pernyataan mengumumkan bahwa menyusul serangan kriminal oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap negara tersebut, Kompleks Pengayaan Shahid Ahmadi-Roshan di Natanz pada pagi hari ini (1 Farvardin 1405/21 Maret 2026) menjadi sasaran serangan. Tindakan ini bertentangan dengan hukum dan komitmen internasional, termasuk Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) serta berbagai peraturan lain yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan nuklir. (MF)