Perwira Senior Israel Tunjukkan Alasan Serangan AS ke Yaman Gagal
Mantan kepala dinas intelijen militer Israel (AMAN) mengatakan,"Serangan koalisi pimpinan AS terhadap Yaman disertai dengan kesalahan operasional dan gagal menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur Ansarullah".
Tehran, Pars Today hari Minggu melaporkan, Tamir Hayman, mantan kepala badan intelijen militer Israel mengkritik kinerja koalisi militer pimpinan AS dalam serangan baru-baru ini di Yaman, dan menekankan bahwa koalisi telah melakukan kesalahan operasional dan serangan tersebut gagal menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur Ansarullah.
Pernyataan ini muncul pada saat Amerika Serikat telah melancarkan beberapa serangan udara di Yaman, yang diklaim sebagai tanggapan terhadap ancaman maritim Ansarullah.
Namun, para analis dan pengamat militer, termasuk Hyman, percaya bahwa serangan-serangan ini belum berdampak signifikan terhadap kemampuan militer Ansarullah dan belum mencapai tujuan strategis yang dimaksudkan.
Penilaian ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan pejabat militer dan intelijen Israel tentang efektivitas strategi militer AS dan sekutunya dalam menghadapi kelompok perlawanan di kawasan tersebut.
Kementerian Kesehatan Yaman mengumumkan bahwa 132 warga sipil tewas dan terluka setelah serangan agresif AS terhadap warga sipil di Sanaa dan provinsi Saada dan Bayda.
Terkait hal ini, kantor politik gerakan Ansarullah Yaman juga mengumumkan dalam sebuah pernyataan sebelum serangan tersebut, "Serangan AS dan Inggris terhadap pemukiman penduduk di Sanaa adalah tindakan permusuhan dan kriminal."(PH)