WSJ: Rencana AS untuk Rekonstruksi Gaza Tidak Jelas
-
WSJ
Pars Today - Sebuah media Amerika menilai rencana Washington untuk rekonstruksi Gaza sebagai rencana yang tidak jelas dan kemungkinan besar tidak akan diimplementasikan.
Menurut laporan Mehr, surat kabar Amerika The Wall Street Journal melaporkan, mengutip sumber-sumber yang mengetahui, bahwa utusan khusus AS Steve Whitkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump, telah mengembangkan rencana untuk campur tangan dalam urusan Jalur Gaza.
Menurut laporan ini, satu-satunya hal yang jelas tentang rencana yang tidak jelas dan proyek 10 tahun ini adalah biayanya sebesar $112 miliar dan bagaimana 2 juta warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza akan dipindahkan selama proyek pembangunan itu masih belum jelas.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa ia sebelumnya telah mempresentasikan slide proyek itu "kepada negara-negara yang berpotensi memberikan pendanaan, termasuk negara-negara Teluk yang kaya, Turki, dan Mesir".
Wall Street Journal menulis, Rencana Gaza ditulis oleh para pembantu Gedung Putih dalam konsultasi dengan para pejabat Israel.
Namun, menurut Wall Street Journal, beberapa pejabat Amerika memiliki keraguan serius tentang kelayakan rencana AS untuk Gaza. Para pejabat ini menyebutkan perlucutan senjata Hamas sebagai prasyarat untuk implementasi rencana AS untuk Gaza dan meyakinkan negara-negara kaya untuk berinvestasi sebagai isu-isu yang dapat menantang implementasi proyek tersebut.(sl)