Kuwait Menekankan Urgensi Menjaga Persatuan dan Integritas Wilayah Yaman
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i183296-kuwait_menekankan_urgensi_menjaga_persatuan_dan_integritas_wilayah_yaman
Pars Today - Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Kuwait mengumumkan sebagai tanggapan atas bentrokan di Yaman timur antara pasukan pro-Arab Saudi dan pro-Emirat bahwa penekanan negaranya adalah pada menjaga persatuan dan integritas wilayah Yaman.
(last modified 2025-12-31T05:04:00+00:00 )
Des 31, 2025 12:02 Asia/Jakarta
  • Kementerian Luar Negeri Kuwait
    Kementerian Luar Negeri Kuwait

Pars Today - Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Kuwait mengumumkan sebagai tanggapan atas bentrokan di Yaman timur antara pasukan pro-Arab Saudi dan pro-Emirat bahwa penekanan negaranya adalah pada menjaga persatuan dan integritas wilayah Yaman.

Menurut laporan IRNA mengutip situs resmi Kementerian Luar Negeri Kuwait, sambil mengumumkan bahwa mereka mengikuti perkembangan dan peristiwa terkini di Yaman, "Kemenlu Kuwait menekankan dukungan teguh mereka terhadap pemerintah yang sah [yang mengundurkan diri dan didukung oleh Arab Saudi] di Yaman dan menekankan perlunya menjaga persatuan dan integritas wilayah negara serta melindungi kepentingan rakyatnya dengan cara yang menjamin terwujudnya tuntutan mereka di bidang keamanan, stabilitas, dan pembangunan."

Kuwait juga menegaskan kembali bahwa keamanan Arab Saudi dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk Persia merupakan pilar fundamental keamanan nasional Kuwait.

Kuwait selanjutnya menyatakan apresiasinya atas apa yang disebutnya sebagai “pendekatan bertanggung jawab Arab Saudi dan Uni Emirat Arab serta perhatian mereka untuk mendukung stabilitas regional, memperkuat hubungan bertetangga yang baik, dan mematuhi nilai-nilai dan prinsip-prinsip bersama yang tercantum dalam Piagam Dewan Kerja Sama Teluk”.

Kuwait juga menekankan dukungannya yang berkelanjutan untuk semua upaya regional dan internasional yang bertujuan untuk memperkuat dialog dan mengandalkan solusi diplomatik sebagai jalan terbaik untuk mencapai keamanan dan stabilitas serta memperkuat peluang perdamaian di kawasan ini.

Pernyataan Kuwait ini disampaikan sehari setelah koalisi Arab yang mendukung apa yang disebut Dewan Kepresidenan Yaman membombardir posisi di pelabuhan Mukalla di provinsi Hadramaut di Yaman timur.

Koalisi ini menambahkan bahwa dua kapal yang membawa senjata memasuki pelabuhan Mukalla dari pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab tanpa izin pada hari Sabtu dan Minggu.

Koalisi yang mendukung Dewan Kepresidenan Yaman mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kedua kapal itu, yang datang dari Fujairah, menonaktifkan sistem pelacakannya dan membongkar muatan besar senjata dan kendaraan militer untuk mendukung pasukan Dewan Transisi Selatan dan memicu konflik."

Pernyataan itu menambahkan, "Komando koalisi akan terus mengurangi ketegangan dan menerapkan gencatan senjata di Hadramawt dan Al-Mahra, dan akan mencegah dukungan militer dari negara mana pun kepada pihak Yaman mana pun tanpa koordinasi dengan Dewan Kepresidenan Yaman dan koalisi yang mendukung dewan ini."

Koalisi yang mendukung Dewan Kepresidenan Yaman menambahkan, "Operasi militer di Mukalla dilakukan sesuai dengan hukum humaniter internasional dan dijamin tidak akan terjadi kerusakan tambahan."

Menyusul tindakan ini, Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan menyerukan kepada UEA untuk segera menanggapi permintaan Rashad Al-Alimi, kepala Dewan Kepresidenan Yaman, dan menarik semua pasukannya dari wilayah Yaman dalam waktu 24 jam dan menghentikan dukungan militer dan keuangan apa pun kepada pihak-pihak internal Yaman.(sl)