WSJ: Washington Lemahkan Kuba dengan Memutus Pasokan Minyaknya
-
Bendera Kuba
Pars Today - Surat kabar Amerika, The Wall Street Journal mengutip sumber-sumber terpercaya yang meminta namanya dirahasiakan, menulis dalam sebuah laporan, "Pemerintahan Trump berupaya melemahkan pemerintah Kuba dengan memutus pasokan minyak Kuba, yang sebelumnya dikirim ke negara itu dari Venezuela."
Menurut laporan IRNA pada Kamis (22/01/2026) pagi, laporan Wall Street Journal menyatakan, "Pemerintahan Trump percaya bahwa pemerintah Kuba belum pernah selemah ini, terutama setelah kehilangan sekutu utamanya, Nicolas Maduro, Presiden Venezuela dan penilaian Washington menunjukkan bahwa ekonomi negara itu berada di ambang kehancuran."
Laporan Wall Street Journal menambahkan, Washington sekarang mencari tokoh-tokoh di dalam Kuba yang dapat memainkan peran mediasi dalam mencapai kesepakatan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah negara itu pada akhir tahun.
Menurut laporan ini, Para pejabat Amerika melihat penggulingan Maduro dan konsesi yang diberikan sekutunya kepada Amerika Serikat setelah penggulingannya sebagai model untuk menekan pemerintah Kuba dan percaya bahwa proses ini dapat menjadi peringatan bagi Havana.
Laporan Wall Street Journal, yang mencatat bahwa Washington bermaksud untuk melemahkan pemerintah Kuba dengan memutus sumber daya minyak, menambahkan, Para pejabat Amerika telah berbicara dengan sekelompok pengungsi Kuba tentang mengidentifikasi individu di dalam pemerintahan Kuba yang bersedia mencapai kesepakatan.
Laporan Wall Street Journal menyatakan, "Pemerintahan Trump, yang merasa lebih kuat di Venezuela setelah penggulingan Maduro, sekarang berupaya menemukan individu di dalam struktur pemerintahan Kuba yang dapat membuka jalan bagi kesepakatan untuk mengakhiri pemerintahan saat ini di negara itu."
Menurut laporan ini, Meskipun para pejabat Amerika belum memiliki rencana khusus untuk mengakhiri struktur politik Kuba, mereka menganggap pengalaman Venezuela sebagai peta jalan dan peringatan serius bagi Kuba.(sl)