Dewan Keamanan PBB Gelar Sidang Bahas Gaza
Dewan Keamanan PBB kembali mengadakan pertemuan untuk membahas agresi rezim Zionis di Jalur Gaza.
Jaringan Sahab melaporkan, Perwakilan Aljazair di PBB, Ammar bin Jame pada pertemuan Dewan Keamanan PBB:hari Jumat (3/1/2025) mengatakan,“Tujuan agresi Israel di Gaza untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka melalui penggunaan kebijakan pembersihan etnis".
Ammar bin Jame menunjukkan bahwa 63 persen rumah sakit di Jalur Gaza tidak berfungsi akibat serangan tentara Zionis dan lebih dari 100 ambulans telah dihancurkan.
Ia menambahkan bahwa Israel menargetkan institusi medis dan personelnya.
Perwakilan Aljazair di PBB menegaskan bahwa rezim Israel sengaja membakar rumah sakit Kamal Adwan yang terletak di utara Jalur Gaza untuk menghilangkan layanan medis bagi warga Palestina di daerah tersebut.
Pada saat yang sama, perwakilan Rusia di Dewan Keamanan mengkritik serangan tentara Israel terhadap kawasan pemukiman dan medis, dan mengatakan bahwa tindakan tidak manusiawi tersebut harus dihentikan.
Sementara itu, Linda Thomas Greenfield, perwakilan Amerika di Dewan Keamanan PBB, mendukung serangan tentara Zionis di Jalur Gaza.
Sejak 7 Oktober 2023, tentara Zionis memulai perang penghancuran terhadap Jalur Gaza.
Kejahatan genosida rezim Israel terhadap rakyat Gaza dilakukan dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat dan beberapa negara Barat lainnya.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan agresi Israel sejak 7 Oktober 2023 menyebabkan 45.581 orang syahid dan 108.438 orang luka-luka.(PH)