Polisi Indonesia Tangkap Lima Teroris
Polisi Indonesia mengkonfirmasi penangkapan lima tersangka teroris yang bertugas merekrut anggota baru Daesh di negara ini.
FNA melaporkan, polisi Indonesia Ahad (20/11) melaporkan, para tersangka tersebut ditangkap di dekat Jakarta.
Sementara itu menurut berbagai media Indonesia, Detasemen Khusus 88 Antiteror kembali menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam kelompok teroris.
Penangkapan dilakukan di daerah Jakarta Barat dan Kabupaten Bekasi, Jumat (18/11/2016), pada waktu hampir bersamaan.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pengembangan penyidikan dalam kasus-kasus sebelumnya.
"Dugaan keterlibatan kelimanya masih kami periksa. Sementara ini, pemeriksaan masih berjalan," ujar Boy, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/11/2016).
Sebanyak empat terduga teroris ditangkap di Kampung Lubang Buaya, Setu, Kabupaten Bekasi. Mereka berinisial S, AU, R, dan D.
Sementara itu, di daerah Kelurahan Semanan, Jakarta Barat, satu orang berinisial W ditangkap di rumahnya.
Namun, Boy belum dapat memastikan peran masing-masing terduga teroris itu.
"Yang jelas mereka dari satu kelompok. Belum dipastikan kelompok apa," kata Boy.
Setelah melakukan penangkapan, petugas langsung menggeledah rumah para terduga teroris.
Hingga saat ini belum diketahui, barang bukti apa saja yang disita dari lokasi penggeledahan.
Tingkat keamanan di Indonesia menyusul serangan terror pada bulan Januari tahun ini semakin ditingkatkan.
Awal tahun ini, sejumlah ledakan terjadi di pusat kota Jakarta dan menewaskan empat warga, empat polisi serta menciderai lebih dari 20 lainnya.
Saat ini diprediksikan ratusan warga Indonesia selama beberapa tahun lalu bergabung dengan kelompok teroris Daesh di Irak dan Suriah. (MF)