Presiden Jokowi Berkunjung ke Australia
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i33496-presiden_jokowi_berkunjung_ke_australia
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo Sabtu (25/2) tiba di Sydney dalam rangka kunjungan dua hari ke Australia.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 25, 2017 15:07 Asia/Jakarta
  • Presiden Joko Widodo
    Presiden Joko Widodo

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo Sabtu (25/2) tiba di Sydney dalam rangka kunjungan dua hari ke Australia.

Seperti dilaporkan Xinhua, tujuan lawan ini adalah membahas mekanisme perluasan hubungan perdagangan dan investasi kedua pihak. Presiden Jokowi juga berencana menyelesaikan kesepakatan perdagangan bebas dengan Australia.

 

Menurut media-media Indonesia, saat tiba, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema dan Kepala Protokol Negara Australia Jared Marthin di depan pintu pesawat.

 

Menteri Perdagangan, Pariwisata dan Investasi Australia Steven Ciobo juga turut menyambut di bawah tangga pesawat.

 

Saat tiba di hotel, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, pelajar dan masyarakat Indonesia di Australia.

 

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana pun menyapa dan bersalaman dengan mereka serta berswafoto.

 

Siang hari hingga malam Presiden dijadwalkan akan melakukan sejumlah agenda, diawali dengan menerima kunjungan kehormatan Premier of New South Wales Gladys Berejiklian dan pertemuan bisnis dengan pengusaha Australia.

 

Kedua pertemuan itu dijadwalkan berlangsung di ruangan pertemuan hotel tempat Presiden Jokowi menginap selama berada di Sydney.

 

Malam harinya Presiden dan Ibu Iriana akan dijamu secara pribadimakan malam oleh Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull beserta istri Lucy Turnbull di kediaman pribadi PM Turnbull.

 

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangannya menyatakan peningkatan hubungan sebagai negara bertetangga menjadi agenda utama Presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraan ke Australia, 25--26 Februari 2017 ini.

 

Hubungan Indonesia dan Australia sejak tahun 2015 renggang setelah kasus eksekusi dua warga Australia yang terlibat dalam penyelundupan narkotika. Kondisi ini bahkan membuat Canberra memulangkah staf kedubesnya dari Jakarta.

 

Dengan demikian lawatan presiden Indonesia dapat dicermati sebagai titik balik pemulihan hubungan kedua negara dan perluasan di sektor perdagangan serta investasi. (MF)