Indonesia Serukan Pengiriman Investigator Khusus HAM PBB ke Gaza
-
Rakyat Indonesia berunjuk rasa mendukung Palestina
Indonesia menegaskan urgensi pengiriman investigator khusus HAM PBB ke jalur Gaza untuk menyelidiki kejahatan yang dilakukan rezim Zionis terhadap orang-orang Palestina.
Negara yang terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 ini meminta Dewan HAM PBB mengirimkan tim investigator untuk menyelidiki kejahatan rezim Zionis terhadap Palestina.
Duta Besar Indonesia untuk PBB, Hassan Kleib menyampaikan dukungan negaranya terhadap perjuangan bangsa Palestina, dan pendirian negara merdeka Palestina dengan ibu kota Baitul Maqdis.
"Kebijakan Israel melanggar hukum internasional, HAM dan berbagai resolusi dan ketetapan yang dikeluarkan PBB dan Dewan Keamanan," ujar Hassan Kleib.
Sebelumnya, koordinator Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov menilai kondisi di Gaza saat ini sebagai tragedi.
Koordinator Khusus PBB untuk Urusan Timur Tengah mendukung Pawai Damai Hak untuk Pulang Palestina di Gaza dan meminta sniper Israel untuk tidak menarget anak-anak Palestina.
Pawai Damai Hak Kembali menandai Hari Bumi dimulai sejak 30 Maret 2018 di timur Gaza.
Dilaporkan, lebih dari 146 warga Palestina termasuk 19 anak gugur syahid, dan 16.000 orang lainnya terluka akibat serangan senjata api pasukan Israel yang menyerang aksi pawai damai Palestina. (PH)