Dukung Palestina, Indonesia akan Tambah Donasi untuk UNRWA
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i62337-dukung_palestina_indonesia_akan_tambah_donasi_untuk_unrwa
Pemerintah Indonesia menyatakan akan meningkatkan kontribusi sukarelanya di UNRWA sebagai bagian dari komitmen negara ini untuk membantu Palestina.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 27, 2018 07:57 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi
    Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi

Pemerintah Indonesia menyatakan akan meningkatkan kontribusi sukarelanya di UNRWA sebagai bagian dari komitmen negara ini untuk membantu Palestina.

Situs Antara melapokan, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi di New York, Rabu, menyampaikan komitmen Indonesia untuk membantu badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menutupi kekurangan dana.

Setelah mengadakan pertemuan bilateral dengan pejabat UNRWA di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas perserikatan di New York,

Menlu Retno mengungkapkan bahwa UNRWA, yang saat ini mengurusi sekitar 5,3 juta pengungsi Palestina di beberapa wilayah sedang mengalami defisit anggaran sekitar 440 juta dolar AS sehingga kesulitan membantu para pengungsi Palestina.

Indonesia akan menambah jumlah donasinya dengan melibatkan organisasi di luar pemerintah.

Menurut Menlu Indonesia, selain menggunakan dana pemerintah dan sumbangan yang disampaikan lewat Baznas, pemerintah Indonesia sedang menggerakkan para filantropis untuk membantu para pengunsi Palestina lewat UNRWA.

Pendanaan UNRWA sebagian berasal dari PBB, tapi mayoritas berasal dari kontribusi sukarela negara-negara anggota. Defisit anggaran badan bantuan itu sekarang 60 persen di antaranya sudah tertutup, tersisa 40 persen atau sekitar 180 juta dolar AS lagi yang harus dipenuhi.

Di sela Sidang Majelis Umum PBB ke-73, Menteri Luar Negeri RI menghadiri sejumlah pertemuan lanjutan yang membahas upaya Indonesia beserta negara-negara anggota PBB menggalang bantuan keuangan guna menutupi defisit keuangan UNRWA.

UNRWA dan pengungsi Palestina

Defisit anggaran badan bantuan untuk pengungsi Palestina itu tak lepas dari keputusan Amerika Serikat menghentikan segala bentuk bantuan pendanaan untuk UNRWA pada awal September.

Sebelumya, Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir menyerukan dukungan bagi upaya-upaya rekonstruksi dan pemulihan ekonomi negara Palestina dalam Pertemuan Pejabat Senior Konferensi tentang Kerja Sama antara Negara-negara Asia Timur untuk Pembangunan Palestina (SOM CEAPAD) ke-2 yang digelar Juni lalu.

CEAPAD yang diinisiasi Jepang  sebagai kerangka kerja untuk mendorong negara-negara Asia untuk memberikan kontribusi bagi perdamaian Timur Tengah, dan membantu negara-negara Asia Timur memperkuat dan memperluas hubungan kerja sama di antara mereka.(Antara/PH)