Korban Gempa Palu Mencapai 1763 Orang
-
Tsunami dan Gempa di Indonesia
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah sembilan hari gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah mengumumkan jumlah korban sebanyak 1763 orang.
FNA melaporkan para pejabat Indonesia mengumumkan selain 1763 orang meninggal, hingga kini lima ribu lainnya dinyatakan masih hilang akibat gempa dan tsunami serta 70 ribu warga kehilangan tempat tinggal.
Sementara itu, Antaranews.com menulis, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.763 korban jiwa yang terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah berdasarkan pembaruan data korban hingga Minggu, pukul 13.00 WIB.
"Dari 1.763 orang yang meninggal dunia, sebanyak 1.755 jenazah telah dimakamkan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers "Update Tanggap Bencana Sulawesi Tengah" di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu.
Sementara, berdasarkan data BNPB yang diperbarui pada Sabtu (6/10) pukul 13.00 wib sebanyak 1.649 korban meninggal dunia.
"Sampai hari ini pukul 13.00 WIB jumlah korban jiwa terus bertambah karena memang tim SAR (pencarian dan penyelamatan) gabungan yang dikoordinir oleh Basarnas terdiri dari TNI, Polri, Kementerian ESDM, sukarelawan, bahkan masyarakat juga terus melakukan pencarian korban sehingga tercatat 1.763 orang meninggal dunia," katanya.
Dari 1.763 orang meninggal itu, satu di antaranya adalah warga negara Korea Selatan dan dimakamkan oleh pihak keluarga. (MF/Antara)