Iran Minta Israel Bertanggung Jawab atas Penculikan Diplomat
-
Para diplomat Iran yang diculik Israel.
Kementerian Luar Negeri Iran menekankan bahwa rezim Zionis bertanggung jawab atas penculikan diplomat Iran di Lebanon.
"Pada 4 Juli 1982, empat diplomat Iran hilang diculik," kata Kemenlu Iran dalam sebuah pernyataan pada Minggu, 4 Juli 2021 seperti dilansir kantor berita IRNA.
"Mobil yang membawa diplomat Iran; Sayid Mohsen Mousavi, Ahmad Motevaselian, Taghi Rastegar Moghadam, dan Kazem Akhavan – yang dikawal polisi diplomatik – dihentikan oleh tentara bayaran Israel di daerah Barbara dan para diplomat Iran diculik," tambahnya.
Iran menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan aturan dan konvensi internasional.
"Republik Islam berulang kali menyampaikan bahwa kami punya dokumen dan petunjuk yang membuktikan bahwa diplomat Iran diserahkan kepada pasukan pendudukan dan kemudian dipindahkan ke penjara Israel," tegas pernyataan itu.
Sejak terjadinya aksi terorisne ini, Iran dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan, hukum dan politik, telah mengambil langkah-langkah ekstensif dan menindaklanjuti kasus ini melalui lembaga-lembaga internasional dan regional.
Kemenlu Iran meminta Sekjen PBB Antonio Guterres dan lembaga-lembaga internasional dan badan hak asasi manusia lainnya, untuk menyelidiki kasus yang terkait dengan konvensi internasional dan diakui oleh masyarakat internasional ini, serta memperhatikan permintaan sah Tehran dan keluarga para diplomat tersebut. (RM)