Presiden Raisi Berterima Kasih kepada Pasukan IRGC
-
Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi.
Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi mengatakan aksi perompakan oleh Amerika Serikat merupakan tindakan yang buruk dan tercela.
Raisi menghadiri dan menyampaikan pidato pada acara pawai 13 Aban di kota Semnan, ibu kota Provinsi Semnan, bagian utara Iran, Kamis (4/11/2021) siang.
Dia berterima kasih kepada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang menggagalkan upaya kapal perang AS untuk mencuri minyak Iran dari sebuah kapal tanker di Laut Oman.
"Tindakan buruk AS dalam perompakan laut dikecam oleh masyarakat, sementara tindakan tepat dan tegas IRGC dipuji," kata Raisi dalam pidatonya di tengah kerumunan masyarakat yang mengikuti pawai 13 Aban.
Dia menjelaskan bahwa sejarah permusuhan AS dengan rakyat Iran tidak terbatas pada 40 tahun lalu, tetapi permusuhan ini sudah berlangsung lebih dari 70 tahun.
"Bedanya, dalam 30 tahun pertama, Amerika berhasil menjarah kekayaan bangsa Iran dengan melakukan kudeta dan mendukung rezim boneka, tetapi dalam 43 tahun terakhir setelah Revolusi Islam, bangsa Iran meraih kemenangan atas permusuhan AS yang tak ada habisnya," kata Raisi.
Berbicara tentang perundingan nuklir, Presiden Iran menegaskan kami tidak meninggalkan meja perundingan, tetapi kami menentang tuntutan berlebihan yang membuat kepentingan bangsa terampas.
"Negosiasi yang kami pertimbangkan adalah berorientasi pada hasil dan kami tidak akan mundur dalam memenuhi tuntutan sah bangsa Iran, yaitu penghapusan sanksi yang menindas," tandasnya.
Presiden Raisi hari ini berkunjung ke Semnan sebagai bagian dari kunjungan kerja ke daerah-daerah di Iran. (RM)