Perundingan Wina dan Urgensi Kunjungan Grossi ke Tehran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i116558-perundingan_wina_dan_urgensi_kunjungan_grossi_ke_tehran
Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi Sabtu (5/3/2022) tiba di Tehran dan disambut Jubir Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi.
(last modified 2026-02-17T10:03:26+00:00 )
Mar 05, 2022 21:00 Asia/Jakarta
  • Dirjen IAEA, Rafael Grossi di Iran
    Dirjen IAEA, Rafael Grossi di Iran

Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi Sabtu (5/3/2022) tiba di Tehran dan disambut Jubir Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi.

Kunjungan Grossi ke Tehran memiliki agenda untuk menyelesaikan sejumlah perbedaan pandangan soal isu nuklir Iran dan seluruh isu safeguard antara Iran dan IAEA. Selama kunjungannya ini, Grossi juga akan menggelar lobi terkait kelanjutan kerja sama teknis antara Iran dan IAEA.

Ini kunjungan ketiga Grossi ke Tehran selama pemerintahan baru Iran. Kunjungan dirjen IAEA ini dilakukan menyusul perundingan intensif beberapa pekan terakhir antara pejabat Organisasi Energi Atom Iran dan IAEA serta kesepakatan yang diraih. Grossi di kunjungannya kali ini akan bertemu dengan Ketua AEOI, Mohammad Eslami.

Kunjungan Grossi ke Tehran ini sangat penting di tengah-tengah perundingan Wina untuk pencabutan sanksi anti-Iran dan ketika tidak ada prospek yang jelas untuk mencapai kesepakatan karena belum terselesaikannya sejumlah isu yang tersisa. Khususnya rezim Zionis Israel, yang bahkan mencoba untuk mengganggu pembicaraan dengan mengirim delegasi ke Wina sekarang putus asa untuk mencapai kesimpulan dalam hal ini, berharap untuk menggunakan kesempatan terakhir ini untuk mencapai aksi destruktifnya.

Rafael Grossi

Iran menghendaki penyelesaian friksi dengan IAEA dan mengakhiri isu-isu yang disengketakan. Meski perundingan antara Iran dan IAEA selama 10 hari lalu sangat sulit dan banyak tantangan, tapi menjaga hubungan profesional dan kerja sama berkesinambungan antara AEOI dan IAEA selama beberapa hari terakhir di samping prakarsa konstruktif kedua pihak sangat membantu berlanjutnya kesepahaman antara Iran dan IAEA.

Faktanya isu safeguard antara Iran dan IAEA telah menjadi faktor utama yang memperlambat proses perundingan Wina dan jika kunjungan Grossi ke Tehran dapat membantu pencapaian peta jalan bersama untuk menyelesaikan isu safeguard antara kedua pihak, maka dapat diharapkan penghapusan salah satu rintangan penting untuk mencapai kesepakatan di perundingan pencabutan sanksi di Wina.

Ali Bigdeli, pengamat isu-isu internasional seraya menyinggung kunjungan Rafael Grossi ke Tehran mengatakan, "Mengingat bahwa negosiasi Wina berada di ujung jalan, maka kunjungan ini sangat penting, karena selama IAEA belum mengajukan laporan teknis positifnya terkait aktivitas nuklir Iran kepada Dewan Gubernur dan anggota JCPOA, maka tidak akan ada penandatanganan kesepakatan."

Jika laporan IAEA terkait dimensi isu nuklir Iran dan pengawasan terhadap instalasi nuklir positif, maka dapat dikatakan bahwa pada akhirnya berkas perundingan Wina akan ditutup dan kedua pihak akan mampu meraih sebuah kesepakatan. Oleh karena itu, kunjungan Grossi saat ini ke Tehran sangat sensitif dan penting. Republik Islam Iran senanatiasa menekankan niat baiknya untuk meraih kesepahaman dengan IAEA dan menjalankan komitmennya dalam koridor perlindungannya. (MF)