Drone-Drone Militer Iran Sukses Jalankan Misi Latihan (1)
https://parstoday.ir/id/news/iran-i127958-drone_drone_militer_iran_sukses_jalankan_misi_latihan_(1)
Drone-drone Militer Republik Islam Iran seperti Kaman, Mohajer, Ababil, Arash, Omid, dan Karrar sukses menjalankan misinya pada hari kedua Manuver Gabungan Drone (UAV/Unmanned Aerial Vehicle) 1401 HS, Kamis, 25 Agustus 2022.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 25, 2022 18:07 Asia/Jakarta
  • Drone Militer Iran.
    Drone Militer Iran.

Drone-drone Militer Republik Islam Iran seperti Kaman, Mohajer, Ababil, Arash, Omid, dan Karrar sukses menjalankan misinya pada hari kedua Manuver Gabungan Drone (UAV/Unmanned Aerial Vehicle) 1401 HS, Kamis, 25 Agustus 2022.

Manuver Gabungan Drone 1401 HS dimulai pada Rabu pagi, 24 Agustus 2022 dengan melibatkan lebih dari 150 pesawat tanpa awak. Arena latihan berada di perairan Teluk Persia dan Laut Oman dari selatan hingga timur, barat, utara dan tengah Republik Islam Iran.

Latihan ini dimulai dengan penerbangan pengintaian dan pemantauan di perbatasan-perbatasan negara. Bagian unit-unit drone pengintai militer Republik Islam Iran mengidentifikasi target dan menghancurkannya pada tahap latihan berikutnya.

Pada hari kedua, pesawat-pesawat tanpa awak seperti Kaman, Mohajer, Ababil, Arash, Omid, dan Karrar melakukan misinya untuk menghancurkan target yang dituju di titik sensitif dan vital. Drone-drone ini sukses menjalankan misinya.

Ini adalah pertama kalinya manuver drone gabungan dilakukan di tingkat empat kekuatan militer Republik Islam Iran yang terdiri dari pasukan Angkatan Darat, Laut, Udara dan Pertahanan Udara ditambah pangkalan pertahanan udara gabungan.

Deputi Operasi Militer dan Juru Bicara Manuver Gabungan Drone 1401 HS Laksamana Sayid Mahmoud Mousavi dalam wawancara live televisi dari pangakalan pusat manuver tersebut di Anarak Isfahan pada hari Selasa (23/8/2022) menjelaskan detail latihan gabungan ini.

Dia mengatakan, besok (Rabu) lebih dari 150 jenis drone akan dikirim ke wilayah Anarak Isfahan dari berbagai titik dan pangkalan drone di Iran dari jarak hingga 1000 kilometer, termasuk dari pangkalan drone bawah tanah untuk menjalankan misi mereka.

Sementara itu, Wakil Koordinator Militer Republik Islam Iran Laksamana Habibullah Sayyari pada hari Rabu (24/8/2022) mengatakan, manuver drone ini melibatkan pesawat tak berawak baru yang diproduksi oleh industri Kementerian Pertahanan dan dengan kerja sama perusahaan berbasis pengetahuan di negara ini.

"Keakuratan dan kekuatan senjata, tingkat kelangsungan penerbangan, kemampuan sistem bimbingan dan kontrol, dan kemampuan tempur drone adalah beberapa hal yang akan diuji dan dievaluasi dalam latihan ini," jelasnya. (RA)