Kemlu Iran Tanggapi Klaim Baru Direktur CIA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i135716-kemlu_iran_tanggapi_klaim_baru_direktur_cia
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menanggapi klaim Direktur Dinas Intelejen Amerika Serikat mengenai kerja sama antara Iran dan Rusia dalam perang di Ukraina, dengan menyebutnya sebagai klaim tidak berdasar dan bagian dari perang propaganda Amerika terhadap Iran.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Des 19, 2022 09:18 Asia/Jakarta
  • Kemlu Iran Tanggapi Klaim Baru Direktur CIA

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menanggapi klaim Direktur Dinas Intelejen Amerika Serikat mengenai kerja sama antara Iran dan Rusia dalam perang di Ukraina, dengan menyebutnya sebagai klaim tidak berdasar dan bagian dari perang propaganda Amerika terhadap Iran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanani Chafi, hari Minggu (18/12/2022) mengatakan, "Pihak berwenang Amerika melanjutkan klaim politik tak berdasar dan tindakan ilegalnya terhadap Republik Islam Iran dengan mempersoalkan hubungan pertahanan konvensional dan kerja sama militer antara Iran dan Rusia,".

"Kampanye propaganda Amerika, yang didasarkan pada kebohongan dan penipuan, dilakukan dengan berbagai tujuan, termasuk memberikan tekanan politik terhadap Iran dan memicu Iranfobia, serta menutupi hasutan perang mereka," ujar jubir kemlu Iran.

"Sebagaimana yang telah diumumkan berkali-kali, kerja sama antara Iran dan Rusia di berbagai bidang, termasuk kerja sama pertahanan, berkembang dalam kerangka kepentingan bersama dan sesuai dengan hak dan kewajiban internasional kedua negara, yang tidak bertentangan dengan negara ketiga," tegasnya.

Kanani Chafi mengungkapkan bahwa Republik Islam Iran bertindak secara independen dalam mengatur hubungan luar negerinya sesuai dengan kepentingan nasionalnya dan dengan tetap memperhatikan hukum dan peraturan internasional.

Sebelumnya, William Burns, Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dalam pernyataan terbarunya mengklaim bahwa Iran telah memasok drone ke Rusia untuk digunakan dalam perang dengan Ukraina.

Burns dalam sebuah wawancara dengan saluran PBS Amerika mengungkapkan, "Saya sangat khawatir menyikapi hubungan antara Iran dan Rusia. Sepanjang sejarah, ada banyak ketidakpercayaan antara Rusia dan Iran, tapi sekarang mereka saling membutuhkan."(PH)