Kecam Kejahatan Israel, Warga Iran Turun ke Jalan
-
Unjuk rasa di Bundaran Enghelab, Tehran, Rabu (18/10/2023) untuk mengutuk kejahatan rezim Zionis Israel di Gaza Jalur Gaza.
Ribuan warga Tehran turun ke jalan untuk mengecam kejahatan rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Mereka berkumpul di Bundaran Enghelab, Tehran, ibu kota Republik Islam Iran pada hari Rabu (18/10/2023) untuk mengutuk kejahatan rezim Zionis di Gaza.
Unjuk rasa juga digelar di beberapa kota di Iran, dan berbagai daerah di provinsi Tehran.
Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, lebih dari 3.300 warga Palestina gugur akibat serangan masif rezim Zionis Israel di Jalur Gaza.
Menurut pernyataan yang dirilis pada hari Rabu (18/10/2023), lebih dari 11.000 warga Palestina juga terluka. Sebagian besar di antara korban luka-luka adalah perempuan dan anak-anak.
Menurut sejumlah laporan, jumlah anak dan perempuan Palestina yang gugur mencapai ribuan anak.
Sebelumnya, jet tempur militer Israel membombardir al-Ahli Arab Hospital di Gaza pada Selasa malam.
Serangan brutal terhadap rumah sakit yang juga dikenal sebagai al-Ahli Baptist Hospital itu menyebabkan lebih dari 500 orang gugur syahid.
Situasi di rumah sakit di Gaza semakin buruk setiap harinya seiring dengan berlanjutnya agresi Israel. Korban luka tergeletak di tanah karena banyaknya korban luka yang dirawat di rumah sakit.
Rumah sakit al-Ahli Arab yang berdiri sejak tahun 1882 itu dikelola oleh Gereja Episkopal al-Quds. Rumah sakit ini memberikan perawatan medis terbaik yang tersedia di Gaza.
Di sisi lain, rezim Zionis mengumumkan bahwa 4.399 orang terluka sejak kelompok perlawanan Palestina memulai operasi dengan sandi Badai al-Aqsa pada Sabtu, 7 Oktober 2023. (RA)