Abdollahian: AS Kirim Pesan Minta Iran Menahan Diri soal Gaza
https://parstoday.ir/id/news/iran-i155902-abdollahian_as_kirim_pesan_minta_iran_menahan_diri_soal_gaza
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Amerika Serikat, berdiri di samping Rezim Zionis, dan sekarang kendali perang melawan Palestina, dipegang pasukan dan dinas keamanan AS.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 24, 2023 15:10 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian
    Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Amerika Serikat, berdiri di samping Rezim Zionis, dan sekarang kendali perang melawan Palestina, dipegang pasukan dan dinas keamanan AS.

Hossein Amir Abdollahian, Selasa (24/10/2023) dalam jumpa pers setelah pertemuan Menlu 3+3 di Tehran, mengabarkan, AS sedikitnya dua kali mengirim pesan kepada Iran, terkait perang Gaza.
 
Ditanya soal permintaan AS, kepada Iran, untuk menghentikan pengiriman senjata ke kelompok-kelompok perlawanan, Abdollahian menuturkan, "Sungguh disayangkan AS mendukung Rezim Zionis, secara sepihak, dan totalitas."
 
"Hari ini saya umumkan informasi akurat, kendali perang melawan Palestina, ada di tangan pasukan dan dinas keamanan AS. Sistem keamanan, pemerintahan dan politik Rezim Zionis, sudah runtuh sepenuhnya, tapi mesin perang Rezim Zionis, dikomandoi pasukan, dinas keamanan dan politik AS, berusaha mencegah Israel, dari keruntuhan," paparnya.
 
Menurut Abdollahian, AS secara teratur mengirim pesan kepada semua pihak, dan setidaknya dua kali mengirim pesan ke Iran, terkait perang Gaza, dan pesan ini mengandung dua poin asasi.
 
"Poin pertama bahwa AS, mengaku tidak bermaksud memperluas perang, dan poin kedua AS, meminta Iran, untuk menahan diri, bahkan pada pesan lain Washington, menekankan agar Iran, meminta negara, pemain dan pihak lain menahan diri," imbuhnya.
 
Menlu Iran menegaskan, "AS mengaku tidak ingin memperluas perang, padahal negara ini dalam dua minggu terakhir membuktikan dirinya sedang meningkatkan eskalasi perang di Gaza dan Tepi Barat, denagn mengirim puluhan bahkan ribuan paket senjata, serta dukungan total terhadap Rezim Zionis, untuk memerangi perempuan, anak-anak, dan warga sipil Palestina." (HS)