Rapper Iran Gambarkan Ketakutan Israel atas Balasan Iran dengan Lagu
https://parstoday.ir/id/news/iran-i164400-rapper_iran_gambarkan_ketakutan_israel_atas_balasan_iran_dengan_lagu
Rapper Iran, Mojall, menyanyikan lagu bilingual (Inggris-Persia) yang menggambarkan ketakutan Zionis atas respon militer Iran terhadap serangan Israel terhadap bagian konsuler kedutaan Iran di Damaskus.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 13, 2024 15:24 Asia/Jakarta
  • Rapper Iran Gambarkan Ketakutan Israel atas Balasan Iran dengan Lagu

Rapper Iran, Mojall, menyanyikan lagu bilingual (Inggris-Persia) yang menggambarkan ketakutan Zionis atas respon militer Iran terhadap serangan Israel terhadap bagian konsuler kedutaan Iran di Damaskus.

Berdasarkan aturan internasional, Republik Islam memandang Iran berhak untuk membalas dendam dan menyerang rezim Zionis.

Selain itu, pengguna dunia maya dari berbagai negara juga meminta Iran menghentikan kejahatan dan bahaya Israel dengan kekuatan militernya.

Dalam konteks yang sama, lagu rap berjudul "Tidak Ada Tempat Untukmu" yang dilantunkan oleh rapper Iran, Mojtaba Allahverdi yang dikenal dengan nama Mojall yang sedang viral, ditujukan kepada Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri rezim Zionis, yang tidak punya pilihan selain menyerah pada strategi anti-kolonialisme Iran.

Di salah satu bagian lagunya, penyanyi Iran ini menggunakan ungkapan "anjing gila dari wilayah yang lahir buruk", untuk menyebut Israel. Istilah ini mengacu pada pernyataan Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, yang menyamakan rezim Zionis dengan anjing gila Amerika di Asia Barat.

Lagu ini juga menyebutkan jasa poros perlawanan untuk menjamin keamanan kawasan, dan penyanyi tersebut memperkenalkan dirinya sebagai pendukung Hassan Nasrullah, pemimpin gerakan Hizbullah yang anti-kolonial dan anti-Zionis.

Lagu ini juga menyebutkan serangan rudal terkenal Iran terhadap pangkalan Amerika Ain al-Assad di Irak pada 8 Januari 2020, yang dilakukan Iran sebagai respons atas pembunuhan komandan militer anti-ISIS di Asia Barat, Jenderal Qassem Soleimani.

Rapper Iran ini juga menghitung hari dalam seminggu dalam lagu ini yang diakhiri dengan kalimat, "Kami selalu mengucapkan kematian untuk Amerika."

 

 

Teks lagu sebagai berikut:

Saturday Sunday Monday Tuesday

Wednesday Thursday Friday

Always we say DOWN WITH USA

خورشید دیگه تابیده

این جنگلم داره وا میده

 

سگه هار منطقه بد زاییده

بایدن توهم زده

 

نتانیاهو چاپیده

جایی نی دیگه واسه تو

 

بچه بودو جمع کن جولو پلاستو

با کورنت صاف میایم وسط ناو تو

 

چرا خیس کردی، عوض کن شلوارتو

من همونم که پسرم پوتین

 

کاپیتان تو تیم، تو سرم روتین

به سمت قله، کفشام پوتین

 

بال میزنم حتی برم جف پا رو مین

اینجا غرب آسیاس تو خاور دوری

 

بزور اومدی ولی با تی پا میری به زودی

تک تک ستاره هاتو میبینی میره تو گونی

نیل تا فرات سیل میشه، تو هم ته سیفونی

 

Saturday Sunday Monday Tuesday

Wednesday Thursday Friday

Always we say DOWN WITH USA

 

اینجا هر جا بری یکی ه چک بت زده

کسی نمیبینی یروز اینجا فحش بت نده

 

خیالی نی چون خدا مث کوه پشتمه

میبینم روزیو که مث سگ کشتمت

 

من حزب اللهم، خود نصر الله

راست وا نستا، جلو ما باس بشی دولا

 

دست بوسی بیا صدام کن بگو سلطان

آخه نمیخوری به ما بورو تورو قرآن

 

الله اکبر، لوتیا سر خط

حرکت از ما، خدا میده برکت

 

ما میگیم حیدر، میلرزه خیبر

بعد از عین الاسد چرا به ما میگن سگ پز ؟!

 

طوفانم قسام، کنسرت تو اقصی

القدس لنارو میخونیم مشت میشه دستا

 

قاتل قصاب، ولی آروم اعصاب

جشن میگیریم روز نابودیتو ما ها هر سال

 

Saturday Sunday Monday Tuesday

Wednesday Thursday Friday

Always we say DOWN WITH USA

 

جایی نی دیگه واس تو

بچه بودو جمع کن جولو پلاستو

 

با کورنت صاف میایم وسط ناوتو

چرا خیس کردی عوض کن شلوارتو

 

Saturday Sunday Monday Tuesday

Wednesday Thursday Friday

Always we say DOWN WITH USA

 

Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 33.000 warga Palestina dan menghancurkan rumah mereka di Gaza.

Struktur rezim Zionis didirikan pada tahun 1917 dengan rancangan kolonialisme Inggris dan melalui imigrasi orang-orang Yahudi dari berbagai negara ke tanah Palestina, dan keberadaannya diumumkan secara resmi pada tahun 1948. Sejak itu, berbagai rencana pembunuhan massal dilakukan untuk melakukan genosida terhadap warga Palestina dan mengambil alih seluruh tanah mereka.

Republik Islam Iran adalah salah satu pendukung serius pembubaran rezim kolonial Israel dan pemulangan kaum Yahudi ke tanah asal mereka di luar Palestina.(PH)