Abdollahian: Iran Dukung Setiap Langkah Penyelesaian Krisis Suriah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i18025-abdollahian_iran_dukung_setiap_langkah_penyelesaian_krisis_suriah
Asisten khusus Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) memprotes kebijakan keliru Amerika Serikat di Suriah dan mengatakan, Iran mendukung setiap langkah untuk menyelesaikan krisis Suriah secara politik.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 18, 2016 06:09 Asia/Jakarta
  • Amir Abdollahian dan Hussein Ragheb Al Hussein, anggota Parlemen Suriah
    Amir Abdollahian dan Hussein Ragheb Al Hussein, anggota Parlemen Suriah

Asisten khusus Ketua Majelis Syura Islam Iran (parlemen) memprotes kebijakan keliru Amerika Serikat di Suriah dan mengatakan, Iran mendukung setiap langkah untuk menyelesaikan krisis Suriah secara politik.

IRNA (17/8) melaporkan, Hossein Amir Abdollahian, Rabu (17/8) petang dalam pertemuan dengan Hussein Ragheb Al Hussein, anggota Parlemen Suriah yang juga Wakil Ketua Komite Rekonsiliasi Nasional negara itu, menyesalkan meluasnya krisis di sejumlah wilayah yang diduduki teroris di Suriah.

Ia menambahkan, masyarakat internasional tidak melakukan langkah-langkah positif untuk mencegah kejahatan-kejahatan kelompok teroris di Suriah, dan aksi formalitas koalisi anti-terorisme justru semakin memperkuat kelompok-kelompok teroris.

Amir Abdollahian juga menyinggung hubungan bersejarah Iran dan Suriah.

"Persamaan budaya dan agama dua negara menjadi landasan kuat untuk memperluas hubungan di berbagi bidang politik, dan itu sudah berlangsung lama," ujarnya.

Wakil Ketua Komite Rekonsiliasi Nasional di Parlemen Suriah dalam pertemuan itu mengapresiasi dukungan Iran atas Suriah dan menuturkan, pemerintah dan rakyat Suriah tidak akan pernah melupakan dukungan-dukungan total Republik Islam Iran.

Hussein Ragheb Al Hussein menunjukkan kekhawatiran atas berlanjutnya krisis di Fuah dan Kafriya, Suriah dan mengatakan, pembunuhan terhadap perempuan, anak-anak dan warga tidak berdosa di kota-kota permukiman warga Syiah, Fuah dan Kafriya, dua tahun terputusnya aliran listrik dan tidak adanya bahan makanan, obat-obatan dan air di dua kota ini, sangat mengkhawatirkan.

Ia juga menyesalkan diamnya masyarakat internasional menyaksikan kejahatan-kejahatan kelompok teroris di Suriah.

"Pemerintah Suriah akan mengusut kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia termasuk pembunuhan luas dan terorganisir yang dilakukan teroris dan para pendukung regionalnya, lewat lembaga-lembaga internasional," pungkasnya. (HS)