Eslami: Kredibilitas IAEA Hancur Akibat Agresi terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i180454-eslami_kredibilitas_iaea_hancur_akibat_agresi_terhadap_iran
Pars Today - Kepala Organisasi Atom Republik Islam Iran (AEOI) hari Minggu (16/11/2025) menyatakan bahwa rezim Israel dan Amerika Serikat telah menghancurkan kredibilitas IAEA dengan menyerang fasilitas nuklir damai Iran.
(last modified 2025-11-16T09:29:04+00:00 )
Nov 16, 2025 16:24 Asia/Jakarta
  • Mohammad Eslami, Wakil Presiden dan Kepala Organisasi Atom Iran
    Mohammad Eslami, Wakil Presiden dan Kepala Organisasi Atom Iran

Pars Today - Kepala Organisasi Atom Republik Islam Iran (AEOI) hari Minggu (16/11/2025) menyatakan bahwa rezim Israel dan Amerika Serikat telah menghancurkan kredibilitas IAEA dengan menyerang fasilitas nuklir damai Iran.

Menurut laporan FNA, Mohammad Eslami, Wakil Presiden dan Kepala Organisasi Atom Iran, menghadiri Konferensi Internasional Hukum Internasional di Bawah Serangan, Agresi, dan Pertahanan di Pusat Studi Politik dan Internasional Kementerian Luar Negeri hari Minggu, 15 November, dan menjawab pertanyaan yang diajukan dalam pertemuan yang dihadiri oleh Saeed Khatibzadeh, Wakil Menteri Luar Negeri dan Kepala Pusat Studi Politik dan Internasional Kementerian Luar Negeri.

Merujuk pada negosiasi yang menghasilkan JCPOA, Eslami mengatakan, “Tuduhan serius telah diajukan terhadap program nuklir Iran, dan hasilnya adalah negosiasi selama lebih dari 20 tahun dan berbagai pemerintah telah melakukan negosiasi ini, dan hasil negosiasi itu adalah dokumen JCPOA. Dalam perjanjian JCPOA ini, tuduhan yang diajukan dalam bentuk PMD ditutup, dan IAEA juga melaporkannya."

Eslami menyatakan, Iran telah memenuhi semua komitmennya dalam JCPOA.

"IAEA melaporkan kepada Dewan Gubernur setiap tiga bulan dan kepada Dewan Keamanan setiap enam bulan, menunjukkan bahwa Iran berkomitmen pada komitmennya," ujarnya.

Mengacu pada serangan terhadap fasilitas nuklir damai Iran oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat, yang berada di bawah pengawasan IAEA, Eslami menyatakan, "IAEA menolak untuk mengutuk agresi ini, dan bahkan Dewan Keamanan juga tidak mengutuknya."

Kepala Organisasi Energi Atom Iran menyatakan, "Para inspektur IAEA dijadwalkan untuk mengunjungi fasilitas nuklir Iran pada pukul delapan pagi pada hari penyerangan."

Menurutnya, "Jelas bahwa tujuan mereka bukanlah fasilitas militer dan bom atom, melainkan penghancuran kapasitas yang efektif bagi kemajuan negara kita. Tempat pertama yang diserang Israel adalah pabrik yang memproduksi bahan bakar pelat untuk reaktor Tehran, yang memproduksi radiofarmasi."

"Mereka menghancurkan kredibilitas sebuah organisasi internasional (IAEA) dan tidak hanya menghancurkan fasilitas nuklir kita," tambahnya.

Menanggapi sebuah pertanyaan, Eslami menjawab, Kita menghadapi ancaman serangan terhadap Iran setiap hari.

Menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya fasilitas nuklir diserang, Eslami mengatakan, IAEA harus mendefinisikan dirinya sendiri untuk kondisi ini.

Kepala AEOI dalam menanggapi sebuah pertanyaan mengatakan, Hubungan kita dengan IAEA memiliki dua bagian: satu adalah pengamanan dan NPT, dan yang lainnya adalah perjanjian JCPOA.

Menanggapi pertanyaan tentang rancangan resolusi terhadap Iran pada sidang Dewan Gubernur IAEA minggu ini dan penyalahgunaan Dewan Gubernur oleh beberapa negara Eropa, Eslami mengatakan, "Jangan biarkan kapasitas IAEA disalahgunakan."

Mengenai kebutuhan pasien Iran akan produk dan radiofarmasi Organisasi Energi Atom, Eslami mencatat, "Sekitar dua juta orang di Iran menggunakan produk-produk ini."(sl)