Di KTT Pengobatan Tradisional Dunia, Iran Usung Komitmen Pusat Kerja Sama WHO
https://parstoday.ir/id/news/iran-i182714-di_ktt_pengobatan_tradisional_dunia_iran_usung_komitmen_pusat_kerja_sama_who
Konferensi Tingkat Tinggi Global Kedua Organisasi Kesehatan Dunia tentang Pengobatan Tradisional berakhir dengan peluncuran lima komitmen Republik Islam Iran sejalan dengan implementasi Strategi Global Organisasi Kesehatan Dunia untuk Pengobatan Tradisional.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Des 22, 2025 11:01 Asia/Jakarta
  • Di KTT Pengobatan Tradisional Dunia, Iran Usung Komitmen Pusat Kerja Sama WHO

Konferensi Tingkat Tinggi Global Kedua Organisasi Kesehatan Dunia tentang Pengobatan Tradisional berakhir dengan peluncuran lima komitmen Republik Islam Iran sejalan dengan implementasi Strategi Global Organisasi Kesehatan Dunia untuk Pengobatan Tradisional.

Upacara penutupan Konferensi Dunia Kedua tentang Pengobatan Tradisional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diadakan di New Delhi dengan kehadiran Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan pejabat kesehatan tingkat tinggi dari berbagai negara.

Menurut Pars Today, upacara tersebut memperkenalkan rencana dan komitmen Republik Islam Iran untuk pengembangan pengobatan tradisional dalam kerangka Strategi Global Organisasi Kesehatan Dunia untuk Pengobatan Tradisional (2025-2034).

Lebih dari 1.000 peserta dari 100 negara menghadiri konferensi tersebut. Delegasi Republik Islam Iran, yang terdiri dari Hossein Rezaeizadeh, Kepala Pusat Pengobatan Iran dan Wakil Menteri Kesehatan, Mohammad Fathali, Duta Besar Republik Islam Iran untuk India, dan Arman Zargaran, Penasihat Urusan Internasional Pusat Pengobatan Iran, turut hadir dalam upacara tersebut.

Berdasarkan komitmen yang diumumkan, Republik Islam Iran berupaya mendirikan Pusat Kerja Sama WHO di bidang pengobatan tradisional sebagai salah satu program utamanya. Selain itu, pembentukan sistem uji klinis di bidang pengobatan tradisional juga termasuk dalam agenda untuk mempromosikan bukti ilmiah dan menstandarisasi intervensi terapeutik.

Sebagai kelanjutan dari komitmen ini, Iran menekankan penguatan dan pengembangan penelitian ilmiah, menghasilkan bukti yang kredibel, dan mempublikasikan hasilnya di jurnal ilmiah internasional yang bereputasi. Pengembangan lima pedoman klinis untuk praktik klinis pengobatan Iran juga termasuk di antara program lain yang akan diupayakan dalam kerangka dokumen strategis ini.

Integrasi layanan pengobatan tradisional ke dalam sistem kesehatan Iran, sebagai komitmen lain dari Republik Islam Iran, ditekankan dengan tujuan meningkatkan akses masyarakat yang aman dan berbasis bukti terhadap layanan ini.(PH)