Gharibabadi: Iran Jalankan Logika "Damai Berkekuatan"
-
Kazem Gharibabadi, Wakil Menteri Luar Negeri Urusan Hukum dan Internasional Iran
Pars Today - Wakil Menteri Luar Negeri Urusan Hukum dan Internasional Iran menegaskan bahwa Tehran menjalankan logika "perdamaian yang disertai kekuatan" dalam kebijakan luar negerinya.
Melansir Pars Today dari IRNA, 24 Mei 2026, Kazem Gharibabadi, dalam unggahan di platform X pada hari Ahad, menulis:
"3 Khordad, hari peringatan pembebasan Khorramshahr, adalah pengingat akan kebenaran abadi dalam sejarah Iran; kebenaran yang juga selaras dengan prinsip-prinsip fundamental Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa: bahwa bangsa yang menjadi korban agresi dan pendudukan memiliki hak inherent untuk pertahanan diri yang sah guna melindungi wilayah, kemerdekaan, dan martabatnya."
Ditambahkannya, "Khorramshahr adalah simbol kemenangan kehendak nasional atas agresi yang dimulai dengan kalkulasi kekuatan-kekuatan pendukung agresor, tetapi kalah di hadapan iman, keteguhan, dan kemandirian bangsa besar Iran."
"Hari ini pun Iran menjalankan logika yang sama: perdamaian yang disertai kekuatan, diplomasi yang disertai martabat, serta pertahanan yang tegas atas integritas teritorial, kemerdekaan, dan hak-hak rakyat serta negara tercinta kami, Iran," pungkasnya.
Pernyataan Gharibabadi ini bukan sekadar retorika peringatan. Ia adalah pengingat bahwa dalam geopolitik, 'damai' tanpa 'kekuatan' sering kali hanya menjadi undangan bagi agresi. Logika 'damai berkekuatan' yang diusung Iran, terlepas dari perbedaan perspektif, adalah upaya untuk menyeimbangkan idealisme dengan realitas: bahwa kedaulatan tidak cukup hanya didoakan, tapi harus dijaga."(Sail)