Iran Bulatkan Tekad Mulai Kembali Aktivitas Nuklirnya
-
Akbar Ranjbarzadeh
Ketua Dewan Presidium Parlemen Iran, menyatakan Dewan sedang mempersiapkan tiga langkah urgen yang akan diinstruksikan kepada pemerintah untuk melanjutkan aktivitas nuklir yang terhenti menyusul perjanjian antara Tehran dan Kelompok 5+1.
Langkah ini merupakan bagian dari respon terhadap persetujuan Senat AS memperpanjang Iran Sanction Act (ISA) selama 10 tahun, kata Akbar Ranjbarzadeh kepada IRNA pada Jumat (2/12).
"Tiga langkah urgen soal dimulainya kembali aktivitas nuklir telah disusun karena urgensi [diperlukan] membalas langkah AS," katanya.
Ditambahkannya bahwa langkah itu terdiri dari satu artikel dan lima catatan, seraya mengatakan bahwa langkah urgen kedua dan ketiga masih diperdebatkan oleh anggota parlemen.
Ranjbarzadeh lebih lanjut mengatakan anggota parlemen Iran berusaha untuk mengadopsi langkah "fundamental dan prinsip" yang proporsional dengan kebijakan nyata Kongres AS.
Ranjbarzadeh menegaskan bahwa Iran akan "terus menekankan kepada dunia melalui berbagai sarana dan media bahwa Washington yang mengawali aksi diplomatik ilegal itu dan bahwa Iran tidak punya pilihan kecuali membalas.