Presiden Iran: JCPOA Gagalkan Proyek Iranphobia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i29809-presiden_iran_jcpoa_gagalkan_proyek_iranphobia
Presiden Iran Hassan Rouhani, mengatakan salah satu dampak Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) adalah gagalnya proyek Iranphobia yang digagas Barat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 02, 2017 08:27 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran: JCPOA Gagalkan Proyek Iranphobia

Presiden Iran Hassan Rouhani, mengatakan salah satu dampak Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) adalah gagalnya proyek Iranphobia yang digagas Barat.

"Hari ini dunia percaya bahwa Iran memainkan peran konstruktif di kawasan dan hal ini dapat disaksikan dalam resolusi terbaru Dewan Keamanan PBB tentang Suriah dan penegasannya pada peran konstruktif Tehran dalam memerangi terorisme," kata Rouhani dalam wawancara live dengan TV-1 IRIB, Ahad (1/1/2017) malam.

Berkenaan dengan pengaruh JCPOA di bidang politik dan ekonomi dalam satu tahun terakhir, Rouhani menuturkan bahwa selama satu tahun lalu, langkah-langkah baik telah dilakukan di Iran di sektor pengembangan industri minyak dan gas serta penanaman modal di bidang itu. "Ini semua merupakan hasil dari perjanjian nuklir," tambahnya.

"Sejauh ini Iran telah mendapatkan 200 ton Yellow Cake (konsentrat uranium) dalam kerangka perjanjian nuklir dan 120 ton lainnya sudah diagendakan untuk masuk," kata Rouhani.

Melalui JCPOA, lanjutnya, sekarang aktivitas nuklir Iran – di mana sebelumnya dianggap melanggar hukum – telah berubah menjadi kegiatan yang konstitusional dan bahkan negara-negara lain membantu Iran di bidang ini.

Menurutnya, alasan kemarahan rezim Zionis Israel terhadap perjanjian nuklir Iran adalah karena nama Iran telah dihapus dari daftar ancaman global.

"Pertama kali dalam 50 tahun terakhir, Dewan Keamanan PBB meratifikasi resolusi yang mengecam pembangunan distrik Zionis di tanah Palestina dan Amerika Serikat juga tidak memveto resolusi tersebut," tandasnya.

Rouhani menegaskan pengesahan resolusi itu menjadi bukti bahwa Israel adalah rezim agresor dan penjajah di kawasan. (RM)