Iran Siap Perluas Hubungan dengan Semua Negara Teluk Persia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i32924-iran_siap_perluas_hubungan_dengan_semua_negara_teluk_persia
Presiden Hassan Rouhani mengatakan, Iran menyerukan peningkatan hubungan di seluruh kawasan dan tujuan final Tehran adalah stabilitas dan keamanan yang lebih besar serta pembangunan semua negara regional.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Feb 15, 2017 12:41 Asia/Jakarta
  • Iran Siap Perluas Hubungan dengan Semua Negara Teluk Persia

Presiden Hassan Rouhani mengatakan, Iran menyerukan peningkatan hubungan di seluruh kawasan dan tujuan final Tehran adalah stabilitas dan keamanan yang lebih besar serta pembangunan semua negara regional.

Presiden Iran meninggalkan Tehran pada Rabu (15/2/2017) pagi untuk melakukan kunjungan satu hari ke Oman dan Kuwait.

Dalam pernyataan kepada wartawan di bandara, Rouhani menuturkan, negara-negara Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) menyambut perluasan kerjasama dengan Iran.

"Pemerintah Kuwait telah mengirimkan sebuah pesan ke Tehran dari enam negara di Teluk Persia tentang tekad mereka untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan Iran, menyelesaikan kesalahpahaman dan meningkatkan hubungan melalui dialog," ujarnya.

Rouhani menegaskan, Iran mengadopsi kebijakan hidup rukun dengan tetangga dan bekerjasama dengan negara-negara Muslim. Iran, tegasnya, tidak pernah berpikir untuk melakukan agresi, intervensi dan pemaksaan mazhab atau kebijakannya kepada negara lain.

Menurutnya, Iran sangat mementingkan keamanan Teluk Persia dan keamanan di kawasan harus ditegakkan oleh negara-negara regional dan kehadiran pihak asing di Teluk Persia selalu merugikan.

"Negara-negara regional sudah cukup matang dan mereka dapat dengan baik memenuhi keamanan wilayah Teluk Persia," tandasnya.

Di bagian lain, Rouhani menyatakan, ada kapasitas baik untuk pengembangan hubungan Iran dengan negara-negara Teluk Persia, dan pengembangan hubungan bilateral termasuk salah satu dari tujuan kunjungan ini.

Berbicara tentang situasi saat ini di Timur Tengah, Rouhani mengatakan ia akan berdiskusi dengan para pejabat Oman dan Kuwait seputar kawasan, Irak, Suriah dan Yaman selama kunjungannya.

Menurutnya, kedua negara tersebut dapat memainkan peran yang signifikan dalam mengakhiri pertumpahan darah di Yaman.

Presiden Iran berkunjung ke Muscat atas undangan resmi Raja Oman untuk melakukan pembicaraan bilateral. Pada Rabu sore, ia akan terbang ke Kuwait City untuk memenuhi undangan mitranya, Emir Kuwait. (RM)