Menlu Iran dan Sekjen PBB Bahas Kondisi Muslim Rohingya
Menteri Luar Negeri Replik Islam Iran dan Sekretaris Jenderal PBB membicarakan kondisi buruk Muslim Rohingya di Myanmar, situasi Yaman, Suriah dan Irak serta peran PBB dalam menyelesaikan krisis di negara-negara tersebut.
Mohammad Javad Zarif bertemu dengan Antonio Guterres di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pada Sabtu (18/2/2017) sore.
Ia menyerukan PBB untuk berpartisipasi lebih aktif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh umat Muslim Rohingya, krisi Yaman, Suriah dan Irak.
Zarif juga mengumumkan kesiapan Iran untuk bekerjasama dengan Sekjen PBB dalam menyelesaikan berbagai krisis di kawasan.
Sementara itu, Sekjen PBB dalam pertemuan tersebut menyinggung kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1 yang dikenal sebagai JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).
Guterres menilai JCPOA sebagai faktor penting dalam memperkuat perdamaian dan stabilitias internasional.
Ia juga menyatakan dukungannya dan dukungan PBB atas kelanjutan perjanjian tersebut.
Di bagian lain pernyataannya, Sekjen PBB menyambut undangan Menlu Iran untuk mengunjungi Tehran.
Guterres mengatakan bahwa pada kesempatan pertama ia akan berkunjung ke Iran.
Menlu Iran tiba di kota Munich, Jerman pada Jumat pagi untuk berpartisipasi dalam Konferensi Keamanan Munich ke-53. (RA)