Amir-Abdollahian: Rezim Ilegal Zionis Tak Punya Masa Depan di Kawasan
Sekretaris Konferensi Internasional Dukungan kepada Intifada Palestina mengatakan, musuh-musuh regional pada akhirnya akan menyerah pada solusi politik di Suriah, dan dipastikan bahwa rezim ilegal dan teroris serta Zionis Israel tidak akan memiliki tempat di masa depan kawasan.
Hossein Amir-Abdollahian mengungkapkan hal itu pada Jumat (28/4/2017) ketika mengecam serangan militer rezim Zionis ke Suriah.
"Klaim palsu rezim Zionis (Israel) untuk melawan Hizbullah (Lebanon) di Suriah tidak membenarkan untuk pelanggaran hukum internasional," imbuhnya seperti dilansir IRNA.
Ia juga menjelaskan bahwa Israel tidak memahami akibat-akibat yang ditimbulkan dari "bermain api" di Suriah.
"Hizbullah –dengan kekuatan– melindungi keamanan Lebanon dalam menghadapi teroris Takfiri dan Zionis, dan Republik Islam Iran bangga dengan peran konstruktif Hizbullah di kawasan," ujarnya.
Amir-Abdollahian lebih lanjut menegaskan bahwa presiden, militer dan rakyat Suriah telah membuat rezim Zionis putus asa.
Sekretaris Konferensi Internasional Dukungan kepada Intifada Palestina menjelaskan, gerakan ini (serangan Israel ke Suriah) dalam kerangka mendukung kelompok-kelompok teroris dan bertujuan untuk membagi negara-negara Muslim.
Ssebuah sumber militer Suriah mengatakan bahwa salah satu posisi militer Suriah di barat daya Bandara Damaskus menjadi sasaran serangan rudal Israel pada Kamis dini hari. Serangan ini menimbulkan ledakan dan kerugian materi.
Jet-jet tempur rezim Zionis telah berulang kali menyerang berbagai wilayah Suriah dalam kerangka mendukung para teroris Takfiri yang aktif di negara Arab ini. (RA)