Iran-Suriah Tegaskan Penguatan Kerjasama Militer
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46097-iran_suriah_tegaskan_penguatan_kerjasama_militer
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran bertemu dengan Menteri Pertahanan Suriah untuk membicarakan penguatan kerjasama militer kedua negara.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Okt 19, 2017 00:06 Asia/Jakarta
  • Mayjen Mohammad Bagheri, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata RII.
    Mayjen Mohammad Bagheri, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata RII.

Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran bertemu dengan Menteri Pertahanan Suriah untuk membicarakan penguatan kerjasama militer kedua negara.

Mayor Jenderal Mohammad Bagheri dan Jenderal Fahd Jassem al-Freij bertemu di Damaskus, ibukota Suriah pada Rabu (18/10/2017).

Menurut FNA, keduanya membahas persoalan militer, keamanan dan strategi regional serta menekankan pentingnya kelanjutan kerjasama Iran dan Suriah untuk menumpas terorisme dan ekstremisme.

Mayjen Bagheri dan Jenderal al-Freij menyebut upaya pembagian wilayah di kawasan sebagai konspirasi musuh-musuh dunia Islam. Keduanya juga mengecam segala bentuk tindakan anti-persatuan dan kedaulatan nasional negara-negara di kawasan, terutama Irak dan Suriah.

Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran yang memimpin sebuah delegasi militer tiba di Suriah pada Selasa. Ia juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Bashar al-Assad, Presiden Suriah.

Di antara tujuan kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran ke Suriah adalah meningkatkan kerjasama pertahanan dan militer kedua negara, musyawarah, konsultasi, dan melanjutkan kerjasama untuk menumpas teroris serta mengevaluasi cara-cara untuk menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan.

Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.

Krisis keamanan di Suriah tentunya sangat menguntungkan rezim Zionis Israel. Namun dalam beberapa bulan terakhir, berkat perjuangan rakyat Suriah terutama militer negara ini dan dibantu oleh pasukan Muqawama, pasukan Suriah berhasil mendaratkan pukulan berat terhadap kelompok-kelompok teroris dan merebut banyak wilayah dari pendudukan teroris.  (RA)