Velayati: Yaman Segera Bergabung dengan Front Muqawama
https://parstoday.ir/id/news/iran-i55370-velayati_yaman_segera_bergabung_dengan_front_muqawama
Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, Front Muqawama semakin luas dimulai dari Iran, Palestina, Suriah dan Irak dan tidak lama lagi Yaman akan bergabung dengan front ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 19, 2018 23:51 Asia/Jakarta
  • Ali Akbar Velayati
    Ali Akbar Velayati

Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, Front Muqawama semakin luas dimulai dari Iran, Palestina, Suriah dan Irak dan tidak lama lagi Yaman akan bergabung dengan front ini.

Ali Akbar Velayati, Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Internasional menambahkan, Amerika pernah membayangkan bahwa Suriah akan dikuasai dalam sepekan, tapi hari ini mereka menyaksikan kekuatan negara-negara Islam lebih dari sebelumnya.

Acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Internasional Ke-35 di Tehran

Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional menjelaskan, pendudukan dan disintegrasi negara-negara Islam merupakan tujuan musuh. Bila Iran tidak mendukung Irak dan Suriah, dua negara ini kini telah diduduki.

"Bila Arab Saudi tidak meninggalkan Yaman dan menghentikan kebijakannya, Yaman pasti menjadi lumpur hisap bagi Saudi, sebagaimana Amerika di perang Vietnam, Arab Saudi akan tenggelam di Yaman," ungkap Velayati.

Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional menekankan bahwa sikap Iran di kawasan selalu bersama saudara-saudara muslim seraya menjelaskan, Iran sebagai pelopor Front Muqawama di kawasan ini tidak mengizinkan perubahan perbatasan dan kedaulatan setiap negara harus terjaga.

Acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Internasional Ke-35 diselenggarakan hari Kamis di Mosalla Imam Khomeini ra dengan dihadiri oleh perwakilan dari 84 negara Islam dan lebih dari 370 tamu asing dan pejabat negara dan militer Iran.