Zarif: Cina akan Lanjutkan Perdagangannya dengan Iran
-
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Senin (1/10) dalam wawancaranya dengan televisi Cina, China Global Television Network (CGTN) di New York menyebut Beijing sebagai mitra dagang utama Tehran. "Cina akan melanjutkan hubungan perdagangannya dengan Iran," papar Zarif.
IRIB melaporkan, Mohammad Javad Zarif mengingatkan hubungan Iran dan Cina sangat kuat.
Sebelumnya Menlu Cina, Wang Yi saat bertemu dengan Zarif seraya menekankan komitmen negaranya untuk mempertahankan JCPOA menjelaskan, Beijing akan melanjutkan hubungan ekonominya dengan Tehran.
Sebagai salah satu pihak di JCPOA, Cina sampai saat ini berulang kali mengkritik sanksi Amerika terhadap Iran dan menekankan urgensitas kerja sama dengan Tehran.
Uni Eropa, Rusia, Turki dan berbagai negara lain juga menyatakan tidak akan mengikuti kebijakan sanksi Amerika.
Presiden AS Donald Trump Senin (6/8) dalam sebuah instruksinya memulihkan kembali sejumlah sanksi ilegal terhadap Iran.
Tak hanya itu, Trump dalam statemennya menyebut JCPOA sebagai kesepakatan terburuk dan mengungkapkan negara yang tidak memutus hubungan ekonominya dengan Iran akan diberi pelajaran oleh Washington.
Trump pada 8 Mei mengumumkan keluarnya AS dari JCPOA. Kebijakan presiden AS tersebut menuai kritik luas di dunia khususnya pihak yang terlibat di kesepakatan nuklir. Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Jerman dan Uni Eropa menyatakan bahwa mereka tetap komitmen dengan JCPOA dan mendukungnya. (MF)