Larijani Sambut Penyerahan S-300 kepada Suriah
-
Ali Larijani
Ketua Parlemen Republik Islam Iran Ali Larijani mengatakan, setelah penempatan sistem anti rudal S-300 di Suriah, kecil kemungkinan Israel akan melancarkan serangan lain ke negara ini.
Kantor berita parlemen Iran Selasa (9/10) melaporkan, Ali Larijani saat diwawancarai Russia today di sela-sela pertemuan antar parlemen ketiga anggota Uni Ekonomi Eurasia di kota Antalya Turki seraya menekankan kesepakatan penuh Iran dan Rusia terkait Suriah menambahkan, Rusia berhak menempatkan sistem anti udara S-300 di Suriah dan membela kepentingannya, khususnya setelah Tel Aviv menyerang pesawat Moskow.
Ketua parlemen Iran di wawancara tersebut juga menilai mempertahankan kesepakatan nuklir JCPOA menguntungkan dan menjamin keamanan seluruh kawasan dan internasional.
Departemen Pertahanan Rusia 18 September mengumumkan sebuah pesawat militer Ilyushin-20 negara ini dengan 14 awak pesawat hilang dari radar di dekat pangkalan Hmeimim, Provinsi Lattakia Suriah.
Menyusul insiden ini, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut rezim Zionis Israel sebagai pelaku utama jatuhnya pesawat Rusia.
Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu pada 2 Oktober secara resmi mengumumkan negaranya menyerahkan secara penuh sistem anti udara S-300 kepada Suriah.
Sidang ketiga antar parlemen negara anggota Uni Ekonomi Eurasia dengan dihadiri 20 pemimpin parlemen dan delegasi parlemen dari 18 negara Asia dan Eropa digelar di kota Antalya Turki. (MF)