Iran Menyambut Gencatan Senjata di Yaman
Deputi Menlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, menyambut gencatan senjata di Yaman dan menilai langkah itu sebagai kesempatan baik untuk memulai perundingan intra-Yaman.
Hossein Amir-Abdollahian mengungkapkan hal itu dalam pertemuannya dengan Wakil Menlu Republik Ceko Martin Tlapa di Tehran, Ahad (17/4/2016), seperti dikutip IRNA.
Amir-Abdollahian menyatakan kekhawatiran atas pertumbuhan terorisme di Yaman dan juga berlanjutnya krisis kemanusiaan di negara itu.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga bertukar pandangan seputar transformasi regional terutama Suriah.
Ia menegaskan dukungan Republik Islam Iran atas penghentian pertempuran di Suriah dan pelaksanaan dialog politik di Jenewa. "Masyarakat dunia harus bertindak serius dalam perang kontra-terorisme," tandasnya.
Menyinggung pembicaraannya dengan Staffan de Mistura, Utusan Khusus PBB untuk Suriah di Tehran pekan lalu, Amir-Abdollahian menuturkan bahwa Iran telah mengumumkan kesiapannya untuk bekerjasama dengan PBB guna mempercepat penyaluran bantuan dan memajukan dialog damai Suriah.
Sementara itu, menlu Republik Ceko juga menekankan dukungan terhadap solusi politik untuk mengakhiri krisis Suriah dan mengatakan, rakyat Suriah harus diberi kesempatan untuk menentukan masa depan negara mereka.
Martin Tlapa juga menyampaikan kekhawatiran atas penyebaran terorisme dan juga krisis pengungsi. Dia menyerukan penguatan solusi politik untuk mengatasi krisis tersebut. (RM)