Prakarsa Iran dalam Perdamaian Afghanistan
-
Perundingan antara pejabat Iran dan Afghanistan
Pemerintah persatuan nasional Afghanistan menyambut prakarsa Iran untuk mewujudkan perdamaian di negara Asia selatan ini.
Feridun Khozon, Deputi Juru Bicara Kepala Dewan Eksekutif Pemerintah Persatuan Nasional Afghanistan menyampaikan apreasiasi terhadap Iran atas prakarsanya dalam proses perdamaian di Afghanistan.
Tehran berusaha mendorong perundingan antarkubu di Afghanistan, termasuk dengan mengajak kelompok Taliban duduk di meja perundingan.
"Iran telah menyampaikan perincian prakarsanya yang disampaikan kepada pemerintah Afghanistan mengenai proses perdamaian," papar Feridun Khozon.
Baru-baru ini delegasi faksi Taliban berkunjung ke Tehran dan berunding dengan pihak Iran yang dipimpin Deputi Menteri Luar Negeri Iran, Sayid Abbas Araqchi.
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani pekan lalu selama kunjungannya ke Kabul, untuk pertama kalinya mengkonfirmasikan perundingan Iran dengan kelompok Taliban untuk membahas masalah perdamaian di Afghanistan.
Kerja sama Iran dengan pemerintah Kabul untuk membantu mewujudkan perdamaian di Afghanistam bukan pertama kali dilakukan Tehran, tapi sudah pernah dirintis jauh hari sebelumnya. Sebab Iran mengusung prinsip perdamaian dan keamanan di negara-negara dunia, terutama negara tetangganya seperti Afghanistan.
Mengenai masalah ini, analis politik Afghanistan, Vahid Mozdeh mengatakan, "Republik Islam Iran tidak diragukan lagi memainkan peran konstruktif di Afghanistan. Oleh karena itu, potensi prakarsa Tehran ini harus dilihat sebagai bagian dari upaya untuk mendorong tercapainya perdamaian di Afghanistan,".
Sejatinya, terwujudnya perdamaian dan keamanan di Afghanistan akan menguntungkan semua pihak di kawasan, termasuk Iran sebagai negara tetangganya.
Republik Islam Iran berupaya mempertemukan semua pihak yang berseteru di Afghanistan di meja perundingan. Tehran meyakini intervensi asing, tidak hanya gagal mengatasi masalah konflik domestik Afghanistan, bahkan memperkeruh konflik internal di negara itu. Masalah dalam negeri Afgahanistan hanya bisa diselesaikan oleh pihak Afghanistan sendiri dengan mempertemukan seluruh pihak yang berkonflik di dalamnya. Peran mediasi perdamaian ini yang sedang dijalankan oleh Iran.
Mengenai masalah tersebut, dosen universitas Kabul, Abdul Latif Nazari mengungkapkan, "Republik Islam Iran sebagai sebuah sebuah negara yang kuat dan berpengaruh di kawasan senantiasa memainkan peran signifikan dalam upaya memulihkan keamanan dan stabilitas politik di Afghanistan. Kunjungan terbaru pejabat Iran ke Kabul sangat penting dalam upaya meningkatkan hubungan politik, keamanan dan budaya antara Iran dan Republik Islam Iran".
Rakyat Afghanistan saat ini menanti sebuah langkah positif untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan yang berkesinambungan di negaranya setelah bertahun-tahun didera perang yang berkepanjangan. Mereka menyambut inisiatif ke arah perdamaian, termasuk dari Iran.(PH)